Status Gunung Anak Krakatau Siaga, Robinsar Sampaikan Ini untuk Warga Cilegon

CILEGON, BANPOS – Status Gunung Anak Krakatau (GAK) yang sebelumnya berada pada level II (Waspada), kini naik menjadi level III (Siaga). Hal itu berdasarkan Surat Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Nomor: 1154.Lap/GL.03/ BGL,2026.

Merespons hal tersebut, Walikota Cilegon, Robinsar, mengeluarkan surat imbauan bernomor 100/49/PEMT tertanggal 10 Juli 2026, yang ditujukan kepada seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga

Surat tersebut juga memerintahkan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk meningkatkan kesiapsiagaan sesuai tugas dan fungsi masing-masing, untuk mengantisipasi dampak yang mungkin ditimbulkan akibat peningkatan aktivitas vulkanik tersebut.

Kepada masyarakat, Robinsar mengimbau agar tidak melakukan aktivitas di dalam radius tiga kilometer dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau. Selain itu, warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

“Masyarakat Kota Cilegon untuk tidak memasuki dan melakukan kegiatan di dalam wilayah Radius 3 Kilometer dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi ancaman bencana aktivitas Gunung Anak Krakatau, serta tidak terpengaruh terhadap berita bohong/hoaks yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat,” tulisnya dalam surat, dikutip BANPOS pada Sabtu (11/7).

Pemerintah Kota Cilegon juga meminta seluruh perusahaan industri yang beroperasi di wilayahnya agar terus mengikuti informasi resmi dari pemerintah atau otoritas yang berwenang terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Selain meningkatkan kewaspadaan dalam menjalankan operasional, perusahaan diminta memeriksa kesiapan peralatan, jalur evakuasi, standar operasional prosedur (SOP), serta sumber daya pendukung lainnya guna meminimalkan potensi dampak apabila terjadi kondisi darurat.

Sementara itu, para camat dan lurah diinstruksikan untuk mengedukasi masyarakat agar tetap tenang, tidak panik, meningkatkan kesiapsiagaan, serta hanya mengakses informasi dari sumber resmi.

Mereka juga diminta memperkuat koordinasi dengan TNI, Polri, dan instansi terkait dalam menghadapi potensi ancaman bencana akibat peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Melalui imbauan tersebut, Robinsar berharap seluruh unsur pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat meningkatkan kesiapsiagaan secara terpadu.

Robinsar juga meminta agar seluruh elemen menjaga kondusivitas dengan tidak menyebarkan maupun mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. (*)

Berita Terkait

Discussion about this post