CILEGON, BANPOS – Mahasiswa PLP Integratif UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Kelompok 35 menggelar kegiatan sosialisasi anti-bullying di MI Al-Jauharotunnaqiyah Priuk, Kota Cilegon.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying.
Kegiatan sosialisasi diikuti oleh para siswa kelas 4, 5, dan 6 MI Al-Jauharotunnaqiyah dengan suasana yang interaktif dan menyenangkan.
Para siswa diberikan pemahaman mengenai pengertian bullying, bentuk-bentuk bullying, dampak yang dapat ditimbulkan, serta pentingnya saling menghargai dan menjaga perasaan teman.
Ketua PLP Integratif Kelompok 35, Auza’i Anwari, menyampaikan bahwa sosialisasi tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian mahasiswa terhadap terciptanya lingkungan madrasah yang nyaman bagi seluruh siswa.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, anak-anak dapat memahami bahwa bullying bukanlah sesuatu yang boleh dianggap sebagai candaan. Kami ingin menanamkan kepada mereka pentingnya saling menghargai, menyayangi, dan menjadi teman yang baik bagi satu sama lain,” ujar Auza’i Anwari, kemarin.
Dalam kegiatan tersebut, pemateri sosialisasi, Fauzi Ihsanuddin, memberikan penjelasan kepada siswa mengenai bullying dengan bahasa yang mudah dipahami.
Materi disampaikan secara interaktif agar siswa dapat mengenali perilaku bullying dan mengetahui bagaimana sikap yang tepat ketika melihat atau mengalami tindakan tersebut.
Fauzi Ihsanuddin menekankan pentingnya keberanian untuk berkata tidak terhadap bullying serta membangun kebiasaan untuk saling membantu dan menghargai sesama.
“Kita ingin anak-anak memahami bahwa setiap orang memiliki perasaan yang harus dijaga. Jangan sampai perkataan atau tindakan kita membuat teman merasa tersakiti. Sekolah harus menjadi tempat yang aman untuk belajar dan bertumbuh bersama,” ungkap Fauzi Ihsanuddin.
Kegiatan berlangsung dengan antusiasme para siswa. Sosialisasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran peserta didik mengenai pentingnya menciptakan pergaulan yang positif serta mendorong terbentuknya budaya saling menghormati di lingkungan MI Al-Jauharotunnaqiyah Priuk.
Melalui kegiatan ini, Mahasiswa PLP Integratif Kelompok 35 turut berupaya memberikan kontribusi dalam mendukung pendidikan karakter siswa, khususnya dalam membangun lingkungan madrasah yang ramah, aman, dan bebas dari bullying. (*)







Discussion about this post