Untirta Buka Komunikasi, Media Jadi Mitra Sebarkan Dampak Kampus

SERANG, BANPOS — Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) terus mendorong keterbukaan komunikasi dengan media massa untuk memperluas informasi mengenai berbagai program, inovasi, serta kontribusi kampus kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan dalam kegiatan Coffee Morning Pimpinan Untirta dengan Media Massa yang mengangkat tema “Sinergitas Humas di Lingkungan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dengan Media Massa, Wujudkan Kampus Berdampak untuk Negeri” di Ruang Multimedia Gedung Rektorat Untirta, Kamis (17/9).

Baca Juga

Rektor Untirta Fatah Sulaiman mengatakan, perguruan tinggi tidak dapat berjalan sendiri dalam menyampaikan berbagai perkembangan dan kontribusinya kepada publik. Karena itu, kerja sama dengan media menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi yang terbuka.

“Kalau Untirta sama wartawan sudah terbuka, semangat makin membara, Banten dan Indonesia makin maju,” ujar Fatah.

Menurut Fatah, keterbukaan tersebut dapat membuat berbagai gagasan dan inovasi yang dikembangkan Untirta lebih mudah diketahui masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut menjelaskan sejumlah proses transformasi yang dilakukan Untirta. Salah satunya berkaitan dengan pengembangan konsep kampus ramah lingkungan atau green campus yang telah digagas sejak 2011.

Menurutnya, membangun konsep tersebut membutuhkan konsistensi dan komitmen dalam jangka panjang. Berbagai tantangan yang muncul tidak membuat gagasan tersebut dihentikan.

“Kalau kita persisten kita jaga, cita-cita mulia kita jaga, tantangannya enggak gampang, berat. Tapi persisten kita jaga,” katanya.

Konsep green campus tersebut kemudian dikembangkan dengan menggabungkan berbagai unsur, mulai dari kesehatan, kenyamanan, teknologi hingga keberlanjutan lingkungan.

Fatah menyebut sejumlah aspek telah diperhatikan sejak tahap pembangunan infrastruktur.

Di antaranya jaringan kabel bawah tanah, penerapan konsep green building, optimalisasi pencahayaan dan sirkulasi udara, penggunaan lampu LED dan pendingin ruangan berteknologi inverter, serta pemanfaatan panel surya sebagai bagian dari dukungan terhadap energi terbarukan.

Perkembangan tersebut, kata dia, juga terus dievaluasi melalui indikator penilaian kampus hijau. Dari proses tersebut, posisi Untirta dalam pemeringkatan lingkungan dan keberlanjutan disebut terus meningkat.

“2018 kita mulai untuk ikut Green Matrik. Enggak dapat ranking kita. Kita perbaiki baru ranking 32, kemudian ranking 20, kemarin terakhir kita ranking 15. Sekarang alhamdulillah ranking 13,” ujarnya.

Fatah mengatakan, berbagai pembenahan yang dilakukan tidak semata mengejar pemeringkatan. Lebih jauh, upaya tersebut diarahkan untuk menciptakan lingkungan kampus yang mendukung kehidupan sivitas akademika.

“Kita ingin menjadikan kampus ini sebagai kampus yang healthy, aman, nyaman, sehat, baik fisik, mental, spiritualnya,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Coffee Morning sekaligus Biro Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama Untirta, Deden Hery Hermawan, menyebut forum bersama media tersebut merupakan bagian dari agenda rutin Pokja Humas Untirta.

Menurut Deden, media massa mempunyai posisi strategis dalam membantu perguruan tinggi menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Media massa tidak dapat kita pisahkan dengan institusi kita sebagai perguruan tinggi negeri. Media massa memegang peranan penting terhadap perkembangan terutama Untirta ke depan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, konsep coffee morning dipilih agar pertemuan antara jajaran pimpinan Untirta dan wartawan tidak berlangsung kaku. Dengan suasana yang lebih santai, komunikasi diharapkan dapat berjalan secara terbuka dan interaktif.

Selain membahas hubungan dengan media, jajaran pimpinan Untirta dalam forum tersebut turut menyampaikan perkembangan kampus dari berbagai sektor, di antaranya bidang akademik, keuangan, kemahasiswaan dan kerja sama.

Deden berharap komunikasi yang telah dibangun dapat berkembang menjadi hubungan yang semakin produktif. Menurutnya, media juga dapat menjadi ruang untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat ketika terdapat informasi yang tengah menjadi perhatian publik.

“Info-info yang sedang viral bisa kita sampaikan, bisa kita berikan pemahaman,” katanya.

Kegiatan Coffee Morning Pimpinan Untirta dengan Media Massa tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis Untirta ke-45. (*)

Berita Terkait

Discussion about this post