LEBAK, BANPOS — Tempat pemrosesan sampah akhir (TPSA) Dengung, Desa Sindangmulya, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak dilanda kebakaran. Diperkirakan 3.000 meter persegi lahan terdampak peristiwa tersebut.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak, Nana Mulyana, menerangkan peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB.
Diduga sumber api berasal dari aktivitas pembakaran untuk pembukaan lahan oleh masyarakat di dekat kawasan TPSA.
Kondisi cuaca panas, lingkungan yang kering akibat kemarau kemudian ditambah adanya hembusan angin mengakibatkan rambatan api dari aktivitas pembukaan lahan itu tak teralakan. Alhasil, peristiwa kebakaran itu terjadi.
“Untuk sementara, kami duga ini akibat ada yang pembersihan lahan di belakang kemudian ada pembakaran. Karena angin gede, kencang, akhirnya merembet ke TPA,” tutur Nana saat ditemui lokasi kejadian, Kamis (30/7).
Mendapat informasi kebakaran itu, kata Nana, pihaknya kemudian bergegas menghubungi Satpol PP-Damkar dan BPBD Kabupaten Lebak untuk upaya pemadaman.
Atas peristiwa tersebut setidaknya dua unit mobil Damkar diterjunkan untuk memadamkan kobaran api yang melahap tumpukan sampah di lokasi tersebut.
Nana menambahkan, diperkirakan luas lahan yang terdampak peristiwa kebakaran itu mencapai 3.000 meter persegi.
Supaya peristiwa serupa tidak terulang kembali, dia menegaskan, pihaknya tak henti-hentinya mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran secara sembarangan.
Terlebih saat ini Kabupaten Lebak tengah dilanda musim kemarau. Sehingga potensi terjadinya kebakaran akibat aktivitas tersebut semakin besar.
“Karena ini cuaca kemarau ekstrem sampah ini mudah terbakar apalagi sampah mengandung gas metan ketika ada percikan api ini cepat nyamber ya,” ucapnya.
Selain itu kedepannya DLH juga akan membuat semacam parit di sekitar kawasan TPSA. Hal itu guna mengantisipasi rambatan api semakin meluas ketika sewaktu-waktu peristiwa kebakaran kembali terjadi.
“Digali sama ekskavator biar ada pemutus gitu. Ada pemutus ketika ada pembakaran di luar minimal ada drainase ya,” imbuhnya.
Hingga berita ini tayang, pihak pemadam kebakaran masih terus berjibaku memadamkan api yang berkobar di sekitar kawasan TPSA Degung. (*)







Discussion about this post