UNPAM Serang Bekali Siswa SMAN 1 Pabuaran Literasi Digital dan Keamanan Bermedia Sosial

SERANG, BANPOS – Program Studi Sistem Informasi Universitas Pamulang Kampus Serang menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMAN 1 Pabuaran dengan tema “Membangun Kesadaran Kritis Siswa SMAN 1 Pabuaran dalam Mengelola Informasi dan Jejak Digital di Era Disrupsi”.

Kegiatan yang berlangsung di Aula SMAN 1 Pabuaran pada Kamis (16/4) itu diikuti sebanyak 20 siswa yang mendapatkan pembekalan mengenai literasi digital, keamanan data pribadi, hingga etika bermedia sosial.

Baca Juga

PKM tersebut dipimpin oleh dosen Sistem Informasi UNPAM Serang, Maryama Kurnia Amri, bersama tim dosen dan mahasiswa.

Dalam pemaparannya, Maryama mengatakan literasi digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga kemampuan memahami informasi secara kritis dan menjaga etika di ruang digital.

“Kalian harus cerdas memilah informasi, jangan mudah percaya dengan hoaks, dan selalu menjaga sopan santun saat berkomunikasi di media sosial. Jejak digital kalian hari ini akan menentukan citra diri kalian di masa depan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, rendahnya literasi digital dapat berdampak pada maraknya penyebaran informasi palsu, penyalahgunaan media sosial, hingga risiko kebocoran data pribadi.

Karena itu, para siswa juga dibekali pemahaman mengenai pentingnya berpikir kritis sebelum membagikan informasi, menjaga keamanan akun digital, hingga menghargai orang lain saat berinteraksi di media sosial.

“Teknologi bisa menjadi senjata jika tidak digunakan dengan bijak. Kami ingin kalian menjadi generasi digital yang cerdas, beretika, dan bertanggung jawab,” katanya.

Salah seorang peserta, Tata (16), mengaku mendapatkan banyak wawasan baru dari kegiatan tersebut.

“Selama ini saya sering asal share berita tanpa cek kebenarannya. Sekarang saya sadar pentingnya berpikir kritis dan menjaga privasi di media sosial,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, UNPAM Serang berharap para siswa mampu lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi digital sekaligus memahami pentingnya menjaga jejak digital di tengah derasnya arus informasi saat ini. (*)

Berita Terkait

Discussion about this post