PANDEGLANG, BANPOS — Program Studi Manajemen Universitas Pamulang (Unpam) PSDKU Serang kembali merealisasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui aksi nyata. Kali ini, kelompok mahasiswa menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMKN 1 Pandeglang, Provinsi Banten, Selasa (12/5).
Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas SMKN 1 Pandeglang, Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang ini mengusung tema “Edukasi Penggunaan Media Sosial Terhadap Gaya Hidup Konsumtif Siswa/i SMKN 1 Pandeglang”.
Dipimpin oleh Chairul Falah selaku Ketua Kelompok Besar, tim mahasiswa didampingi langsung oleh dosen pembimbing, Aden Wijaya, yang turut memberikan arahan serta penguatan materi di lokasi.
Kehadiran tim PKM Unpam disambut hangat oleh Kepala SMKN 1 Pandeglang, Muhammad Juwayni, beserta jajaran guru dan siswa. Dalam sambutannya, Muhammad Juwayni mengapresiasi kontribusi mahasiswa dalam memberikan wawasan baru yang dinilai sangat relevan dengan dinamika remaja saat ini.
“Edukasi penggunaan media sosial ini sangat penting agar siswa tidak terjebak pada gaya hidup konsumtif, melainkan mampu melihat peluang produktif,” ujarnya.
Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini berfokus pada pentingnya digital marketing sebagai sarana mengembangkan potensi individu dan peluang usaha. Para siswa dibekali pemahaman dasar mengenai konsep pemasaran digital, optimalisasi media sosial, hingga strategi sederhana dalam membangun branding secara daring.
Ketua Kelompok PKM, Chairul Falah, menjelaskan bahwa agenda ini bertujuan membekali generasi muda dengan keterampilan praktis yang aplikatif.
“Kami berharap materi ini membuka wawasan siswa agar lebih kreatif memanfaatkan media sosial, baik untuk menunjang pendidikan maupun menangkap peluang usaha di masa depan,” kata Chairul.
Senada dengan hal itu, Aden Wijaya selaku dosen pembimbing menekankan pentingnya adaptasi digital. Menurutnya, pemahaman terhadap digital marketing kini telah menjadi kompetensi wajib bagi generasi muda agar mampu bersaing di era modern.
Pantauan di lokasi, kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab mengenai pemanfaatan teknologi informasi. Melalui sinergi ini, diharapkan literasi digital di lingkungan sekolah dapat terus meningkat secara berkelanjutan. (*)







Discussion about this post