SERANG, BANPOS – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten mengajak mahasiswa untuk memperkuat wawasan kebangsaan sekaligus meningkatkan kesadaran berdemokrasi melalui kuliah umum yang digelar di Kampus Universitas Pamulang (UNPAM) Serang.
Dalam materi bertajuk Wawasan Kebangsaan dan Demokrasi, KPU Banten menjelaskan bahwa bangsa tidak hanya dipahami sebagai sekumpulan orang yang tinggal di suatu wilayah, tetapi juga sebagai komunitas yang memiliki rasa senasib, identitas, serta tujuan bersama. Materi tersebut mengutip pandangan Lothrop Stoddard dan Benedict Anderson mengenai makna bangsa dan nasionalisme.
KPU Banten juga mengutip pemikiran Proklamator Ir. Soekarno yang menyatakan bahwa bangsa Indonesia merupakan seluruh masyarakat yang hidup di seluruh wilayah Nusantara dan memiliki cita-cita hidup bersama sebagai satu bangsa.
Dalam pemaparannya, KPU Banten menyebut terdapat empat elemen utama yang menentukan eksistensi bangsa, yakni identitas nasional, kedaulatan, ketahanan dan kemandirian, serta sumber daya manusia (SDM). Menurut materi tersebut, SDM yang berkualitas dengan karakter mulia, kompetensi tinggi, dan semangat patriotisme menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan bangsa.
KPU Banten juga menegaskan bahwa pemilihan umum merupakan sarana menjaga kedaulatan dan demokrasi. Dalam materi dipaparkan, pemilu penting karena memberikan kesempatan kepada rakyat untuk menentukan pemimpin, menghadirkan legitimasi bagi pemerintahan yang dipilih secara demokratis, serta membangun kepercayaan publik melalui proses yang transparan dan jujur.
Selain memberikan pemahaman mengenai demokrasi, KPU Banten turut memaparkan berbagai program pendidikan pemilih yang telah dijalankan. Program tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan akademisi, media, penyandang disabilitas, pemilih pemula, serta berbagai pemangku kepentingan.
Bentuk kegiatannya meliputi kuliah umum, seminar nasional, pengabdian kepada masyarakat, edukasi melalui media sosial, hingga kerja sama dengan perguruan tinggi dan media lokal untuk memperluas diseminasi informasi kepemiluan.
Ketua KPU Provinsi Banten, Mohammad Ihsan, dalam kesempatan tersebut memaparkan dihadapan ratusan mahasiswa bahwa generasi muda memiliki peran yang strategis dalam menjaga keberlanjutan demokrasi di Indonesia.
“Generasi muda, khususnya mahasiswa, memiliki peran penting dalam menjaga demokrasi. Pemahaman terhadap wawasan kebangsaan harus diwujudkan dalam sikap dan partisipasi aktif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya dalam sesi pemaparan materinya, Senin (6/7).
Ia juga menjelaskan bahwa pemilu jangan hanya difahami sebagai agenda rutin lima tahunan semata, menurutnya, melalui pemilu, masyarakat diberikan ruang yang sah dan terbuka untuk menentukan arah kepemimpinan serta kebijakan publik yang akan memengaruhi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Karena itu, pemilu harus dipahami sebagai sarana utama untuk memastikan bahwa kekuasaan tetap berada di tangan rakyat, bukan hanya sebagai formalitas demokrasi.
“Pemilu merupakan sarana utama bagi rakyat untuk menentukan pemimpin secara demokratis. Di dalamnya terdapat nilai legitimasi, transparansi, serta kepercayaan publik yang harus dijaga bersama oleh semua pihak,” lanjutnya.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya pendidikan pemilih yang dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kolaborasi.
“Kami terus memperkuat pendidikan pemilih melalui kerja sama dengan perguruan tinggi, media, dan berbagai elemen masyarakat agar kesadaran demokrasi semakin meningkat, terutama di kalangan pemilih pemula,” pungkasnya.







Discussion about this post