Tingkatkan Literasi Pasar Modal, Dosen Prodi Akuntansi Universitas Pamulang Gelar PKM di SMAN 1 Kibin

SERANG, BANPOS – Dalam upaya membekali Generasi Z dengan pemahaman finansial yang matang, tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Program Studi Akuntansi Universitas Pamulang (Unpam) menggelar edukasi bertajuk “Analisis Laporan Keuangan sebagai Dasar Pengambilan Keputusan Investasi di Pasar Modal”. Kegiatan ini dilaksanakan di SMAN 1 Kibin, Kabupaten Serang, pada Kamis (23/4).

Acara ini merupakan bentuk ny  ata kontribusi akademisi dalam meningkatkan literasi keuangan di tingkat sekolah menengah. Kedatangan Civitas akademika UNPAM Serang dan mahasiswa disambut hangat oleh Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Kibin, Hendra Farid, yang mengapresiasi edukasi yang relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini.

Baca Juga

“Kami sangat mengapresiasi kontribusi civitas akademika dan mahasiswa Unpam. Edukasi ini sangat relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini agar mereka lebih melek finansial,” ujar Hendra Farid dalam sambutannya.

Dalam kegiatan ini, materi disampaikan oleh dua civitas akademika Program Studi Akuntansi Universitas Pamulang, Rupianna Tambunan dan Arif Wahyu Nurkholid.

Keduanya memaparkan konsep dasar laporan keuangan, teknik analisis sederhana, serta kaitannya dengan pengambilan keputusan investasi di pasar modal. Dalam pemaparannya, para dosen menekankan bahwa pemahaman teknis merupakan kunci utama dalam memasuki dunia pasar modal.

Rupianna Tambunan menjelaskan bahwa laporan keuangan adalah instrumen vital yang harus dipahami oleh setiap individu yang ingin terjun ke dunia investasi.

“Laporan keuangan bukan sekadar tumpukan angka untuk kepentingan internal perusahaan. Bagi calon investor, ini adalah alat navigasi. Memahami laporan keuangan berarti kita mampu melihat kesehatan dan masa depan sebuah perusahaan sebelum memutuskan untuk menanamkan modal di sana,” jelas Rupianna.

Di sisi lain, Arif Wahyu Nurkholid, juga menyoroti fenomena investasi di kalangan remaja yang seringkali hanya mengikuti arus informasi (FOMO) di media sosial.

“Generasi Z sangat akrab dengan teknologi, namun akses yang mudah ke aplikasi investasi harus dibarengi dengan literasi yang kuat. Investasi bukan hanya soal tren atau ikut-ikutan teman. Tanpa pemahaman analisis yang baik, investasi hanya akan menjadi spekulasi yang berisiko tinggi. Kami ingin mereka menjadi investor yang cerdas, bukan sekadar pengikut,” tegas Arif.

Antusiasme murid SMAN 1 Kibin dalam sesi tanya jawab menunjukkan pergeseran paradigma yang positif, investasi tidak lagi dipandang sebagai hal yang eksklusif bagi orang dewasa, melainkan keterampilan hidup yang harus dipersiapkan sejak bangku sekolah. Dalam sesi simulasi, para siswa diajak membedah angka-angka dalam laporan keuangan secara nyata, memberikan pengalaman praktis yang melampaui teori di dalam kelas.

Kegiatan ini menjadi tonggak awal bagi kolaborasi berkelanjutan antara akademisi Program Studi Akuntansi Unpam dan institusi pendidikan menengah di wilayah Provinsi Banten khususnya Kabupaten Serang.

Keterlibatan aktif mahasiswa dalam mendampingi siswa selama sesi simulasi juga memberikan perspektif sebaya yang membuat materi analisis keuangan yang kompleks terasa lebih ringan dan mudah dipahami oleh Generasi Z.

Sebagai penutup, program PKM ini menegaskan komitmen Universitas Pamulang dalam membangun ekosistem masyarakat yang sadar investasi. Dengan bekal literasi yang kuat, diharapkan siswa-siswi SMAN 1 Kibin mampu menjadi agen perubahan di lingkungannya—menjadi investor muda yang tidak hanya mengejar profit, tetapi juga memiliki ketahanan finansial (financial resilience) dan ketelitian dalam menghadapi dinamika pasar modal di masa depan. (*)

Berita Terkait

Discussion about this post