Ricuh Atribut, Panitia Muktamar MA Klaim Belum Ada Solusi 

SERANG, BANPOS — Pasca ketegangan antara panitia Muktamar XXI Mathla’ul Anwar dengan Satpol PP Kota Serang, hingga kini panitia menilai belum ditemukan titik temu terkait penyelesaian persoalan penertiban atribut yang terjadi pada Selasa malam (7/4).

Perwakilan panitia Muktamar, Saefudin, mengungkapkan bahwa hasil musyawarah yang dilakukan sebelumnya belum menghasilkan keputusan yang jelas.

Baca Juga

Hal ini disebabkan pihak Satpol PP masih menunggu instruksi langsung dari Walikota Serang.

“Hasil musyawarah semalam itu belum menemukan titik temu. Kenapa? Karena pihak Satpol PP harus menunggu instruksi dari Walikota terlebih dahulu katanya. Tapi sampai detik ini belum ada komunikasi dengan kami, padahal nomor kami sudah diberikan. Kami ingin secepatnya ada hasil komunikasi dengan Walikota,” ujar Saefudin, Rabu (8/4).

Ia juga menyayangkan belum adanya kepastian dari pihak terkait, meskipun sebelumnya disebutkan siap membantu panitia.

“Jadi pada intinya belum menemukan titik solusi, padahal mereka ngomongnya siap membantu. Kalau seperti ini, tidak jelas,” tegasnya.

Selain itu, panitia juga menyoroti kondisi atribut yang diamankan oleh Satpol PP, yang diduga mengalami beberapa kerusakan.

“Dan yang masih membuat kami bingung itu, bagaimana dengan barang-barang milik kami yang rusak. Kami tahu jumlah barang kami yang dibawa, dan kami akan cek semuanya, bahkan bila perlu kami akan hitung,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Serang Kota, AKP Hery Wiyono, menyampaikan pihak kepolisian akan berupaya mempercepat membatu penyelesaian persoalan tersebut, mengingat waktu pelaksanaan kegiatan yang semakin dekat.

“Jadi kemungkinan kita akan segerakan untuk bisa diselesaikan, karena atribut itu akan dipasang kembali mengingat kegiatan akan dilaksanakan pada hari Sabtu,” ujarnya.

Ia juga menilai bahwa persoalan ini terjadi karena keterbatasan waktu dalam proses administrasi dan koordinasi.

“Memang semua itu tempo waktunya terlalu cepat. Artinya, surat-surat perizinan dan segala macam sebenarnya sudah dilayangkan oleh panitia, termasuk izin pemasangan atribut ke Walikota,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya mencari solusi bersama untuk mengurai persoalan yang ada.

“Kesimpulannya, kita harus bisa mengurai benang kusut ini,” tutupnya.

Di sisi lain, hingga berita ini diterbitkan, pihak Satpol PP Kota Serang belum memberikan keterangan resmi.

Upaya konfirmasi kepada Kepala Satpol PP melalui pesan WhatsApp juga belum mendapatkan respons. (*)

Berita Terkait

Discussion about this post