LEBAK, BANPOS — Sampai dengan akhir Juli 2026 tercatat, puluhan masyarakat di Kabupaten Lebak teridentifikasi menderita penyakit kusta. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga hidup bersih dan sehat untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut semakin meluas.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Lebak, Nining Tilawah, menyampaikan berdasarkan data yang dimiliki terdapat sekitar 23 orang diduga menderita kusta. Kemudian dari jumlah tersebut seluruhnya masuk dalam kategori usia dewasa.
“Ada sebanyak 23 orang yang suspek. Usianya dewasa semua karena nggak ada anak-anak,” katanya kepada BANPOS.
Nining menerangkan, kusta merupakan jenis penyakit menular yang disebabkan karena adanya infeksi bakteri Mycobacterium leprae. Penularan penyakit ini bisa terjadi melalui paparan air liur atau dahak penderita penyakit.
“Kusta itu kumannya sama dengan TBC ya, mycobacterium. Sama-sama mikroba tapi beda jenis. Kalau TBC itu Mycobacterium tuberculosisi, kalau ini Mycobacterium leprae,” terangnya.
Meski di tahun ini jumlah penderita kusta tercatat ada sebanyak 23 orang, namun jumlah itu boleh dikatakan sedikit menurun bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sebab pada tahun 2025, jumlah kasus penderita kusta di Kabupaten Lebak berada pada angka 72 orang.
“Ada sebanyak 72 orang pada 2025. Sementara 2024 ada sebanyak 52 orang,” terangnya.
Walau mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, Nining tetap mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga pola hidup bersih dan sehat. Hal itu supaya penyebaran penyakit kusta di Kabupaten Lebak dapat diminimalisir.
Selain itu dia juga mendorong masyarakat untuk segera melapor ke fasilitas kesehatan setempat apabila mendapati adanya tanda-tanda penyakit kusta salah satunya yakni, munculnya bercak tanpa disertai gatal dan sakit. Upaya tersebut dilakukan agar segera mendapatkan penanganan dari petugas kesehatan.
“Segera melapor ke Puskesmas apabila mendapati adanya bercak-bercak tanpa adanya rasa gatal dan sakit supaya segera mendapatkan penanganan dari putas kesehatan,” pungkasnya.







Discussion about this post