SAWARNA – Tim Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Sawarna dari Institut Pertanian Bogor (IPB) berhasil menggelar aksi bersih pantai dan menyiapkan fasilitas pengelolaan sampah di Pantai Ciantir, Desa Sawarna, pada hari Jumat, 7 Agustus 2026.
Kegiatan ini menggabungkan dua program kerja mahasiswa, yaitu GELORA (Gerakan Lestarikan Ombak dan Pantai Sawarna) dan Pilah.in.
Mahasiswa IPB bekerja sama dengan mitra setempat, seperti Pemerintah Desa Sawarna, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Paguyuban Penjual Warung Pantai Ciantir, dan Balawista, untuk menjalankan kegiatan.
Acara dimulai dengan sesi sosialisasi singkat yang dipandu mahasiswa KKN IPB kepada seluruh peserta. Materi tersebut menyoroti bahaya sampah plastik bagi laut dan pariwisata. Sesi ini juga membuka pikiran warga tentang peluang ekonomi yang bisa didapat dari pengelolaan sampah pesisir, dimana peserta diajarkan bahwa memilah sampah di sumbernya dapat menambah nilai ekonomi.
Setelah materi selesai, kegiatan berlanjut dengan penyerahan tempat sampah terpilah (organik dan anorganik) melalui program Pilah.in. Penyerahan dilaksanakan oleh perwakilan mahasiswa KKN IPB kepada pihak Pokdarwis dan Paguyuban Penjual Warung Pantai Ciantir. Sebelumnya, tim mahasiswa telah melakukan survei untuk menempatkan fasilitas di lokasi strategis yang mudah diakses wisatawan, dengan kapasitas yang disesuaikan dengan perkiraan sampah harian di pantai.
Setelah penyerahan fasilitas, semangat gotong royong peserta disalurkan lewat aksi bersih-bersih pantai dalam program GELORA. Mahasiswa, warga, dan pengelola lokal bersatu menyisir sekitar 350 meter garis Pantai Ciantir dan area wisata, memakai sarung tangan dan kantong sampah.
Aksi bersih-bersih pantai ini langsung terhubung dengan fasilitas tempat sampah pemilahan baru. Selama pembersihan, mahasiswa KKN IPB bersama warga mempraktekkan cara memilah sampah. Sampah yang dikumpulkan tidak hanya ditumpuk, melainkan langsung dipilah dan dimasukkan ke tempat sampah Pilah.in sesuai jenisnya.
Sebagai bentuk tanggung jawab lanjutan, tim KKN IPB sudah menyiapkan pemantauan setelah kegiatan berlangsung. Langkah ini dilakukan untuk memastikan fasilitas tempat sampah tetap terawat dan berfungsi baik, serta memastikan kebiasaan memilah sampah terus menjadi budaya baru bagi masyarakat dan wisatawan untuk menjaga keindahan Pesisir Sawarna.







Discussion about this post