TANGERANG, BANPOS – BPJS Kesehatan menghadirkan inovasi layanan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (BPJS Kesehatan) dengan menghadirkan berbagai kanal pelayanan berbasis digital.
Salah satu terobosan terbaru yang kini diperkenalkan adalah Virtual Office Layanan Peserta (VIOLA), yang memungkinkan masyarakat mengakses layanan administrasi kepesertaan tanpa harus datang langsung ke kantor cabang.
Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah IV, Yessi Kumalasari, menyampaikan bahwa hadirnya VIOLA merupakan bentuk komitmen lembaga dalam menjawab kebutuhan pelayanan yang lebih mudah dan efisien seiring perkembangan teknologi digital.
Melalui layanan ini, peserta dapat mengakses berbagai informasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), melakukan pengurusan administrasi kepesertaan, hingga menyampaikan pengaduan secara daring melalui video conference menggunakan Zoom Meeting.
“Melalui VIOLA, peserta dapat berinteraksi langsung dengan petugas BPJS Kesehatan tanpa harus datang ke kantor cabang. Kami ingin memastikan seluruh peserta tetap mendapatkan pelayanan yang optimal meskipun dilakukan secara virtual,” ujar Yessi saat membuka kegiatan diskusi media bertajuk Ngopi JKN, Senin (29/6).
Ia menambahkan, layanan VIOLA dirancang untuk menjawab kendala masyarakat yang berkaitan dengan waktu, jarak, maupun mobilitas. Dengan dukungan koneksi internet, peserta dapat menyelesaikan berbagai kebutuhan administrasi dari lokasi mana pun sehingga proses layanan menjadi lebih fleksibel dan praktis.
Yessi juga berharap masyarakat dapat semakin mengenal dan memanfaatkan layanan ini sebagai alternatif utama dalam mengakses layanan BPJS Kesehatan. Menurutnya, transformasi digital yang terus dikembangkan merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan sekaligus memberikan pengalaman yang lebih baik bagi peserta JKN.
Selain VIOLA, BPJS Kesehatan juga kembali mengingatkan masyarakat terkait berbagai kanal layanan digital lainnya, seperti Mobile JKN, Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA), Care Center 165, serta Program Rencana Pembayaran Bertahap (REHAB) yang membantu peserta dalam menyelesaikan tunggakan iuran.
Kehadiran berbagai kanal tersebut diharapkan memberi keleluasaan bagi masyarakat untuk memilih layanan sesuai kebutuhan, baik secara langsung maupun digital. Dengan demikian, akses terhadap layanan Program JKN dapat semakin luas dan mudah dijangkau oleh seluruh peserta.
“Melalui berbagai inovasi layanan yang telah kami hadirkan, kami berharap masyarakat dapat memilih kanal layanan yang paling sesuai dengan kebutuhannya. Dengan demikian, pelayanan administrasi kepesertaan dapat dilakukan lebih cepat, mudah, tanpa antre, dan manfaat Program JKN dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh peserta,” tutup Yessi. (*)







Discussion about this post