CILEGON, BANPOS – Walikota Cilegon Robinsar menegaskan pentingnya penguasaan soft skill bagi generasi muda untuk menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif.
Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan BCO Classroom #8 bertajuk Mind Programming for Excellent Life yang digelar di Gedung Training Center Cilegon, Rabu (10/6).
Kegiatan yang diinisiasi BCO Foundation tersebut diikuti puluhan peserta dari kalangan generasi muda, lulusan baru, hingga pencari kerja.
Dalam sambutannya, Robinsar mengapresiasi peran BCO Foundation yang dinilai konsisten membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui berbagai program pelatihan dan pengembangan karakter.
“Pemerintah Kota Cilegon mengucapkan terima kasih atas kontribusi BCO yang selama ini telah membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Cilegon. Kami berharap kegiatan seperti BCO Classroom dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” katanya.
Menurut Robinsar, tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik, tetapi juga kemampuan nonteknis yang menjadi kebutuhan penting di dunia kerja.
Ia menilai SDM yang unggul tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga kemampuan berkomunikasi, pola pikir yang baik, serta keterampilan interpersonal.
“Soft skill saat ini menjadi kebutuhan penting untuk menunjang kesuksesan seseorang,” ujarnya.
Robinsar juga mengajak peserta memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai sarana meningkatkan kemampuan diri dan mempersiapkan masa depan.
“Ambil setiap ilmu dan pengalaman yang diberikan karena akan menjadi modal berharga dalam kehidupan maupun dunia kerja,” katanya.
Selain soft skill, Robinsar menyoroti pentingnya penguasaan bahasa asing. Menurutnya, kebutuhan tersebut semakin relevan mengingat Kota Cilegon menjadi kawasan industri yang dihuni banyak perusahaan multinasional.
“Kemampuan berbahasa Inggris maupun bahasa asing lainnya akan menjadi nilai tambah yang besar bagi generasi muda untuk bersaing di dunia kerja,” ungkapnya.
Sementara itu, Pembina BCO Foundation Fauzi Akbar atau yang akrab disapa Kang Oji menjelaskan bahwa BCO Classroom merupakan program pembelajaran yang berfokus pada pembentukan pola pikir, karakter, dan kesiapan menghadapi dunia kerja.
Menurutnya, banyak generasi muda yang memiliki kemampuan akademik memadai, tetapi masih menghadapi kendala dalam aspek pola pikir, sikap, dan kemampuan beradaptasi.
“Masalah terbesar yang sering kami temui adalah soal mindset, attitude, dan kemampuan beradaptasi. Karena itu materi yang diberikan tidak hanya keterampilan teknis, tetapi juga bagaimana membangun pola pikir yang positif dan bertumbuh,” ujarnya.
Oji mengungkapkan, sebagian besar alumni BCO Classroom saat ini telah bekerja, berwirausaha, maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Pada angkatan kedelapan ini, peserta mendapatkan berbagai materi, mulai dari pengenalan neuroscience, pengembangan pola pikir, pembentukan kebiasaan positif, komunikasi efektif, hingga hipnoterapi.
Materi tersebut dirancang untuk membantu peserta mengenali potensi diri, meningkatkan kualitas hidup, serta mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja. (*)







Discussion about this post