Pemprov Bakal Cicil Pembangunan Venue PON 2032

SERANG, BANPOS – Usai ditetapkan menjadi daerah penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII Tahun 2032. Pemprov Banten mengaku bakal mencicil pembangunan fasilitas penunjang pelaksanaan PON XXIII Tahun 2032 secara bertahap menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten.

Hal itu sebagaimana diungkapkan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, M Arlan Marzan yang mengatakan bahwa, Pemprov Banten tidak ingin hanya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk menyiapkan sarana penunjang pelaksanaan PON yang akan digelar bersama Provinsi Lampung tersebut.

Baca Juga

Menurutnya, saat ini pemerintah daerah sedang menyusun rencana kerja sekaligus pengajuan dukungan pembiayaan kepada pemerintah pusat. Namun di sisi lain, pembangunan infrastruktur pendukung tetap mulai dijalankan sejak tahun ini.

“Belum ada nominal bantuan. Kami sedang menyusun rencana kerja dan permohonan dukungan pembiayaan ke pusat,” ujar Arlan, Minggu, (24/5).

Arlan menjelaskan, salah satu fokus penataan akan dilakukan di kawasan Banten International Stadium (BIS), Kota Serang, yang diproyeksikan menjadi pusat kegiatan olahraga pada PON 2032 mendatang.

Selain penataan kawasan sport center, Pemprov juga akan membangun sejumlah venue tambahan untuk mendukung pelaksanaan multi event olahraga terbesar nasional tersebut.

“Yang pasti penataan kawasan sport center dan pembangunan tambahan venue,” katanya.

Ia mengungkapkan, beberapa pekerjaan awal bahkan sudah mulai dilakukan secara bertahap sejak 2026 menggunakan APBD Provinsi Banten. Salah satu fasilitas yang kini mulai dibangun ialah penambahan area parkir untuk menunjang kapasitas kawasan olahraga.

“Dari 2026 sudah secara bertahap dikerjakan. Menggunakan APBD,” ungkapnya.

Menurut Arlan, seluruh fasilitas penunjang ditargetkan sudah rampung paling lambat tahun 2030. Setelah itu, pemerintah akan melakukan evaluasi dan penyempurnaan agar seluruh sarana siap digunakan saat pelaksanaan PON 2032.

“Target 2030 harus sudah beres semua. Tahun 2031 evaluasi penyempurnaan,” jelasnya. (*)

Berita Terkait

Discussion about this post