Kota Serang Dinilai Sudah On The Track

SERANG, BANPOS – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI Bima Arya Sugiarto mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Serang dalam menata kawasan Royal Baroe menjadi ruang publik yang lebih nyaman dan berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal itu disampaikan Bima Arya saat melakukan kunjungan sore di kawasan Royal Baroe, Kota Serang. Rabu (20/5).

Baca Juga

Menurutnya, langkah yang dilakukan Pemerintah Kota Serang sudah berada di jalur yang tepat atau on the track dalam membangun kota yang lebih tertata sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Bagaimana Walikota mencicil harapan warga untuk kota yang lebih tertata dan meningkatkan pendapatan kota. Ini langkahnya sistematis, ya. Sudah benar ini, sudah on the track,” ujar Bima Arya.

Ia menilai, penataan kawasan kumuh dan semrawut menjadi ruang publik yang nyaman merupakan langkah strategis untuk menarik lebih banyak pengunjung sekaligus mendongkrak perekonomian daerah.

“Jadi kawasan yang kumuh, yang semrawut, ditata, PKL-nya direlokasi, kemudian juga kawasannya menjadi nyaman, sehingga menjadi daya tarik bagi pengunjung, dan ujung-ujungnya adalah PAD yang meningkat dan nanti alokasinya bagi kesejahteraan warga,” katanya.

Bima Arya juga mendorong Pemerintah Kota Serang agar terus menghadirkan inovasi melalui berbagai kegiatan publik di kawasan tersebut. Menurutnya, aktivasi kawasan melalui event akan membuat Royal Baroe semakin hidup dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi.

“Nah, tinggal Pak Wali nanti berinovasi lagi untuk melakukan aktivasi event-event di tempat ini. Ada event lari, ada event kesenian, ada pawai, dan lain-lain,” ucapnya.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya sistem pengelolaan pajak yang efektif agar potensi pendapatan daerah tidak mengalami kebocoran.

“Karena jangan sampai nanti sudah ramai, kafe-kafenya banyak, toko-toko yang laku, tapi pendapatannya bocor. Ini banyak terjadi. Saya percaya Pak Wali bisa memastikan itu tidak terjadi,” tegasnya.

Bima Arya pun mengaku terkesan dengan kondisi pedestrian dan kebersihan kawasan Royal Baroe yang dinilainya nyaman bagi masyarakat.

“Kesannya nyaman, karena enggak mudah untuk membangun pedestrian yang lebar, tidak boleh parkir di situ, dan kondisinya bersih. Jadi nyamanlah saya jalan sore,” katanya.

Bahkan, ia mengaku tertarik untuk kembali datang dan menikmati suasana Kota Serang.

“Nanti saya ingin nginep di Serang, mencicipi sensasi lari pagi di kawasan ini,” tambahnya.

Sementara itu, Walikota Serang Budi Rustandi menyampaikan rasa syukur atas apresiasi yang diberikan Kementerian Dalam Negeri terhadap pembangunan dan penataan kawasan di Kota Serang.

“Alhamdulillah beliau datang langsung ingin melihat, karena beliau adalah pembina daripada seluruh kepala daerah di Indonesia. Dan tentunya apresiasi ini kembali menyemangati saya sebagai kepala daerah untuk bekerja lebih baik lagi,” ujar Budi Rustandi.

Menurutnya, arahan dari Kemendagri menjadi motivasi bagi kepala daerah untuk terus menghadirkan perubahan dan menjawab harapan masyarakat secara bertahap.

“Tadi arahan dari Kemendagri bahwa yang namanya kepala daerah harus sering berkantor, harus sering menyapa warganya, dan harus sering berinovasi agar harapan daripada masyarakat itu tercicil secara pelan-pelan,” katanya.

Budi juga membeberkan sejumlah rencana pengembangan kawasan Royal Baroe dan sekitarnya. Dalam waktu dekat, Pemkot Serang akan menghadirkan program branding kawasan melalui dukungan CSR, pembangunan gerbang kawasan, hingga penataan sentra UMKM di Kebon Sayur.

“Ada tulisan nanti Chinatown dan lain-lain, termasuk pembangunan Royal di sana. Dan Jalan Juda lagi dibangun, termasuk nanti yang di Diponegoro juga akan dilakukan pembangunan,” ujarnya.

Ia menegaskan, pembangunan ruang publik baru menjadi bagian dari upaya menjadikan Kota Serang sebagai ikon ibu kota Provinsi Banten yang mampu bersaing dengan daerah lain.

“Kita harus menciptakan ruang publik baru di Kota Serang dalam rangka untuk menjadikan ikon Ibu Kota Provinsi Banten. Kita jangan kalah dengan kota-kota lain dan terus berinovasi,” tegasnya.

Selain fokus pada penataan kota, Pemkot Serang juga menargetkan peningkatan investasi dan pembukaan lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

“Ke depan itu akan lebih banyak lagi lapangan pekerjaan yang akan dibuka di Kota Serang. Dan tentu saya akan prioritaskan warga Kota Serang,” tandasnya. (*)

Berita Terkait

Discussion about this post