LEBAK, BANPOS — Gugatan mengenai keabsahan Surat Keputusan (SK) Pengesahan Pengurus DPW PPP Banten periode 2026–2031 oleh Subadri Ushuludin menimbulkan persoalan lain. Tidak hanya berpotensi menimbulkan perpecahan di internal partai, namun juga persengketaan aset antar pengurus.
Saat ini gedung Sekretariat DPW PPP Banten yang berlokasi di Jl Mayor Muslich, Kota Serang tengah menjadi objek persengketaan antara kubu Subadri Ushuludin dengan Neng Siti Julaiha.
Menanggapi persoalan tersebut, Ketua DPW PPP Banten, Neng Siti Julaiha, mengatakan pihaknya memilih mengedepankan komunikasi dengan kepengurusan sebelumnya terkait penggunaan kantor Sekretariat DPW PPP Banten.
“Terkait kantor teman-teman barangkali kami mengedepankan komunikasi dengan teman-teman sebelah. Komunikasi itu tentu sudah kita lakukan begitu ya dengan pak Badri, dengan Pak Rulis sebagai ketua DPW dan sekretaris DPW sebelumnya,” katanya.
Ia mengatakan, komunikasi tersebut juga dilakukan setelah pihaknya diminta bersabar hingga masa berlaku SK kepengurusan sebelumnya berakhir pada 25 Juni.
“Kemudian mereka menyampaikan untuk sabar dulu sampai SK mereka habis, ya kita sabar. Bersabar sampai 25 Juni SK mereka habis gitu kan. Setelah habis ternyata kan ada gugatan gitu ya,” ujarnya.
Julaiha mengatakan, pihaknya sebenarnya dapat mengambil langkah berdasarkan SK kepengurusan yang dimilikinya. Namun, ia memilih tidak mengambil tindakan yang berpotensi memperuncing persoalan di internal partai.
“Ketika ada gugatan, sebetulnya kita bisa saja atas dasar kita yang sudah mempunyai SK karena SK beliau habis begitu,” ucapnya.
Menurut Julaiha, pihaknya mempertimbangkan kondisi internal partai dan tidak ingin persoalan penggunaan kantor justru berdampak terhadap nama baik PPP.
“Tetapi kan kita teman-teman barangkali lihat bagaimana teman-teman sebelah itu kemarin menjaga DPW begitu ketat. Kami tidak ingin nama baik partai yang betul-betul sudah kami bangun agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan itu terjadi karena jika kami berbuat yang lebih dari mereka atau sama kekuatannya gitu ya dengan mereka memperebutkan kantor ya nanti yang jelek kan partai kami juga,” pungkasnya. (*)







Discussion about this post