SERANG, BANPOS – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) sukses menggelar kegiatan peningkatan kompetensi digital bagi siswa SMAN 1 Mancak melalui pelatihan pembuatan website menggunakan platform no-code.
Acara yang berlangsung di laboratorium komputer sekolah ini bertujuan mengubah pola pikir siswa agar lebih produktif dalam memanfaatkan teknologi.
Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Tim PKM, Hafizhah Mardivta. Ia menuturkan, kegiatan tersebut menargetkan perubahan pola pikir siswa dari yang sekadar pengguna, menjadi pencipta di dunia maya.
“Program ini menekankan bahwa kompetensi digital saat ini tidak lagi sekadar menggunakan media sosial, melainkan mampu menciptakan produk nyata seperti website sebagai media publikasi dan portofolio,” ujarnya, Selasa (5/5).
Kepala SMAN 1 Mancak, Asep Resmana, yang diwakili oleh Atoylah Afandi, mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik inisiatif yang dilakukan oleh pihak Unpam Serang.
“Ini karena sejalan dengan kebutuhan siswa untuk memiliki keterampilan praktis yang relevan dengan dunia kerja dan pendidikan tinggi,” tuturnya.
Sebagai simbol peresmian kerja sama, dilakukan penyerahan plakat dari Ketua Tim PKM kepada pihak SMAN 1 Mancak.
Sinergi ini diharapkan tidak berhenti pada satu kali kegiatan, melainkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kualitas layanan pendidikan berbasis teknologi di sekolah tersebut.
Dalam sesi inti, para siswa dibekali pelatihan pembuatan website menggunakan platform Google Sites.
Pilihan platform ini didasarkan pada pendekatannya yang inklusif, memungkinkan siswa membuat web secara visual tanpa perlu memahami bahasa pemrograman yang rumit (no-coding).
Sesi inti ini dipandu dan dilaksanakan oleh Joko Prasetiana yang memberikan arahan secara langsung serta membimbing siswa dalam setiap tahapan pembuatan website.
Materi pelatihan dirancang dengan komposisi 70 persen praktik dan 30 persen teori.
Siswa diajarkan mulai dari penyusunan rancangan awal atau wireframe, pembuatan halaman utama dan menu navigasi, hingga pengisian konten kreatif berupa teks, gambar, dan tautan.
Antusiasme peserta terlihat jelas pada sesi tanya jawab. Banyak siswa yang berkonsultasi mengenai cara mengoptimalkan tampilan web untuk portofolio prestasi mereka.
Untuk menambah keseruan, panitia juga membagikan doorprize bagi siswa yang paling aktif dan berhasil menyelesaikan draf website tercepat dengan kualitas yang baik.
Program ini menargetkan luaran nyata berupa tersedianya website aktif hasil karya siswa.
“Dengan berakhirnya acara ini, diharapkan siswa SMAN 1 Mancak tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi mulai membangun budaya produktif sebagai kreator konten digital yang kompeten,” ujar Hafizhah. (*)







Discussion about this post