Andra Larang Titip-Menitip di SPMB

SERANG, BANPOS — Gubernur Banten Andra Soni menegaskan larangan praktik titip-menitip dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri tahun 2026. Seluruh aparatur sipil negara (ASN) diminta menjaga integritas dan tidak melakukan intervensi dalam proses seleksi.

Penegasan itu disampaikan Andra Soni saat upacara Hari Pendidikan Nasional di Lapangan Kantor Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Senin (4/5).

Baca Juga

“Rekrutmen calon siswa harus berjalan dengan baik, adil, jujur, dan transparan,” katanya di hadapan pejabat dan ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten.

Ia menegaskan, SPMB merupakan pintu awal dalam menjamin pemerataan akses pendidikan. Karena itu, praktik kecurangan seperti titip-menitip dinilai tidak dapat ditoleransi.

Andra juga memastikan komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan sistem pendidikan yang bersih dari praktik korupsi dan penyalahgunaan kewenangan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Banten Jamaludin mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah untuk memastikan pelaksanaan SPMB berjalan tertib dan transparan.

“Komitmen Pak Gubernur Andra Soni sudah jelas, tidak ada titip-menitip. Kita amankan semuanya agar tidak terjadi kecurangan dan semua berjalan adil,” ujarnya.

Ia menjelaskan, salah satu strategi yang dilakukan adalah pelaksanaan pra-SPMB untuk memudahkan masyarakat dalam proses pendaftaran. Melalui tahapan ini, calon peserta didik dapat lebih awal menginput data seperti domisili dan nilai rapor.

“Dengan pra-SPMB, masyarakat bisa lebih siap. Harapannya saat pelaksanaan utama pada 10 Juni nanti, semua berjalan lancar dan aman,” katanya.

Selain itu, Dinas Pendidikan juga melakukan sosialisasi secara masif agar seluruh calon peserta didik dapat terakomodasi dalam sistem.

Bahkan, pemerintah membuka peluang penyesuaian waktu pendaftaran jika masih terdapat masyarakat yang belum terdaftar.

“Kita pantau terus. Jika masih banyak yang belum terakomodir, kemungkinan waktu pendaftaran akan diperpanjang,” ujarnya.

Jamaludin berharap pelaksanaan SPMB tahun ini dapat berjalan optimal dan menjangkau seluruh calon peserta didik di Banten.

“Kami harap semuanya bisa terakomodasi dengan baik dan pelaksanaan SPMB berjalan tanpa kendala,” tandasnya. (*)

Berita Terkait

Discussion about this post