LEBAK, BANPOS — Dewan Pengurus Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Lebak melakukan penyegaran organisasi dengan melakukan perombakan pimpinan anak cabang (PAC) se-Kabupaten Lebak. Perombakan tersebut dilakukan melalui mekanisme Musyawarah Anak Cabang (Musancab) pada Senin (27/4).
Musancab tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DPP PDI Perjuangan, Ribka Tjiptaning serta jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten. Tercatat ada 28 PAC se-Kabupaten Lebak yang dilantik.
Ribka Tjiptaning memandang perombakan kepengurusan ini sangatlah penting. Karena sesuai instruksi pimpinan pusat, seluruh kader diharuskan mampu membawa kemenangan bagi partai di pemilu yang akan datang.
“Kalau partai kan begitu. Harus dipertahankan, suara naik, kita menang itu pasti semua partai begitu, apalagi PDI Perjuangan. Instruksi partai, instruksi pusat ya harus menang semua daerah,” kata Ribka tegas usai menghadiri musancab di Hotel Mutiara, Kabupaten Lebak.
Kemudian sebagai persiapan menghadapi pemilu yang akan datang, Ribka menargetkan mampu menggaet 60 persen suara dari kalangan Gen Z. Sebab, menurutnya saat ini kalangan tersebut memiliki jumlah suara yang cukup potensial untuk bisa memenangkan pemilu.
“(Menargetkan mampu meraup suara) 60 persen,” ujarnya.
Namun untuk bisa mencapai target tersebut Ribka mengaku memiliki strategi khusus yang bersifat rahasia. Karena itu ia tidak bisa mengumbarnya kepada publik.
“Strategi nggak mungkin diomongin kalau strategi itu kan rahasia partai ya,” ucapnya.
Sementara itu Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lebak, Junaedi Ibnu Jarta, mengatakan, pasca pelantikan pihaknya menginstruksikan seluruh PAC untuk segera terjun ke masyarakat guna melakukan konsolidasi internal dalam rangka penguatan partai.
“Sekaligus kemudian berkomunikasi dengan semua pihak bagaimana kemudian membumikan ideologi partai, dan menyampaikan program-program partai,” katanya.
Selain itu ia juga menekankan kepada seluruh kader ‘banteng’ untuk selalu solid, loyal, serta ikhlas dalam menjalankan tugas-tugas partai.
“Kenapa demikian? Ya alat uji atau alat ukur partai dalam konteks melakukan pengkaderan, kita dilihat dari tiga aspek tadi,” pungkasnya. (*)







Discussion about this post