Kades di Cilangkahan Datangi DPR Desak Pemekaran Segera Terwujud

JAKARTA, BANPOS – Sejumlah kepala desa asal Cilangkahan Kabupaten Lebak mendatangi Gedung DPR RI guna memperjuangkan percepatan pembentukan daerah otonom baru. “Kami jauh-jauh datang perwakilan kades se-Cilangkahan untuk menyampaikan aspirasi pemekaran ini,” tegas Kades Bayah Timur, Rafik Rahmat Taufik.

Selanjutnya, rombongan kades tersebut diterima langsung oleh Anggota DPR RI Dapil Lebak-Pandeglang Bonnie Triyana di Kompleks Parlemen, Senin (30/3/2026). “Pertemuan ini membahas langkah konkret percepatan pemekaran Kabupaten Cilangkahan yang sudah bergulir dua dasawarsa,” ujar Rafik.

Setelah itu, para kades menegaskan bahwa kehadiran mereka membawa misi luar biasa mewakili keresahan puluhan ribu masyarakat di selatan. “Kami adalah representasi elemen masyarakat yang paling tahu kondisi sulit di wilayah Cilangkahan saat ini,” jelas Rafik merinci.

Lantas, jarak tempuh yang mencapai tiga setengah jam menuju pusat pemerintahan di Rangkasbitung menjadi faktor utama dorongan pemekaran tersebut. “Kebutuhan masyarakat memaksakan terbentuknya pemekaran agar pelayanan publik tidak tertinggal jauh,” imbuh Jaro Emed dari Desa Katapang.

Kesiapan Lahan Pusat Pemerintahan

Seketika, Jaro Emed memperingatkan pemerintah agar jangan sampai masyarakat Cilangkahan justru merasa lebih dekat secara akses ke wilayah Sukabumi. “Jangan sampai masyarakat kami malah geser ke Jawa Barat karena urusan administrasi yang terlalu jauh,” tegas Jaro Emed.

Kemudian, Bonnie Triyana menilai persyaratan administrasi untuk memisahkan diri dari Kabupaten Lebak sebenarnya sudah memenuhi ketentuan yang berlaku. “Kesiapan wilayah sudah terlihat jelas dengan adanya sertifikat tanah seluas 42 hektare untuk pusat pemerintahan,” ungkap Bonnie Triyana.

Komitmen Kawal Mandat Rakyat

Berikutnya, putra daerah Lebak ini menekankan bahwa keberhasilan pemekaran kini hanya membutuhkan kemauan politik yang kuat dari pemerintah pusat. “Secara administratif sudah siap dan tinggal menunggu pemerintah pusat meloloskan permintaan masyarakat ini,” tutur Anggota Komisi X tersebut.

Lalu, Bonnie berkomitmen mengawal penuh perjuangan warga Cilangkahan karena wilayah tersebut merupakan tanah kelahirannya yang harus ia bela. “Apa yang diharapkan masyarakat harus kita perjuangkan bersama melalui kolaborasi yang solid,” kata Bonnie menyambut baik aspirasi kades.

Baca Juga

Terakhir, Bonnie membuka pintu komunikasi seluas-luasnya bagi seluruh elemen masyarakat Lebak untuk mewujudkan cita-cita otonomi yang tertunda lama. “Insyaallah dengan kerja sama ini kita bisa segera mewujudkan pembentukan Kabupaten Cilangkahan,” pungkas Bonnie mengakhiri sesi audiensi tersebut. (*)

Berita Terkait

Discussion about this post