Rekayasa Lalin Anyer-Cinangka Diterapkan, Polisi Ajak Wisatawan Pilih Destinasi Alternatif

CILEGON, BANPOS — Kepadatan kendaraan menuju kawasan wisata pantai Anyer–Cinangka mulai meningkat pada momen libur Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriyah. Untuk mengantisipasi penumpukan, Polda Banten menerapkan sejumlah langkah pengaturan lalu lintas sekaligus mengimbau masyarakat agar tidak terfokus pada satu titik wisata.

Sejumlah titik di jalur menuju Anyer hingga Cinangka terpantau ramai oleh kendaraan wisatawan. Meski demikian, arus lalu lintas masih dapat dikendalikan berkat rekayasa yang diterapkan petugas di lapangan.

Baca Juga

Salah satu upaya yang dilakukan adalah pemberlakuan sistem satu arah (one way) di jalur Cilegon–Anyer hingga Cinangka.

Skema ini diterapkan secara situasional pada pukul 09.00 hingga 11.00 WIB, menyesuaikan kondisi di lapangan. Selain itu, petugas juga melakukan penyekatan dan pengalihan arus kendaraan ke jalur alternatif melalui Mancak.

Kabidhumas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi pengamanan sekaligus pelayanan kepada masyarakat selama masa libur.

“Pengaturan ini kami lakukan agar arus kendaraan tetap bergerak dan tidak terjadi penumpukan di kawasan wisata. Kami juga mengimbau masyarakat agar mempertimbangkan destinasi lain,” ujarnya, Senin (23/3).

Ia menyebutkan, Banten memiliki sejumlah pilihan wisata alternatif yang bisa dikunjungi, seperti kawasan pemandian air panas Cikoromoy hingga destinasi wisata Tanjung Lesung.

Selain pengaturan lalu lintas, pihak kepolisian juga mengingatkan wisatawan untuk tetap waspada selama berlibur, terutama saat berada di kawasan pantai.

“Kami minta masyarakat menyesuaikan waktu perjalanan dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Keselamatan harus menjadi prioritas, apalagi bagi yang membawa anak-anak,” katanya.

Dengan rekayasa lalu lintas dan penyebaran arus wisatawan ke berbagai lokasi, diharapkan aktivitas liburan di wilayah Banten tetap berjalan aman, tertib, dan nyaman.(*)

Berita Terkait

Discussion about this post