SERANG, BANPOS – Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi tumbuh kembang anak di era digital.
Dalam penutupan kegiatan Pesantren Ramadan Ramah Anak 1447 Hijriyah, ia mengimbau para orang tua untuk mulai membatasi penggunaan gawai (gadget) pada anak-anak sejak usia dini.
Menurut Bupati, rumah adalah madrasah utama bagi anak-anak.
Oleh karena itu, menciptakan suasana islami dan membangun kebiasaan baik di lingkungan keluarga jauh lebih penting daripada membiarkan anak terpaku pada layar gawai.
“Mari kita ciptakan suasana islami di keluarga kita dan pertahankan kebiasaan baik. Batasi penggunaan gawai bagi anak-anak. Orang tua juga harus aktif mengajak anak-anak salat berjamaah dan mengaji bersama,” ujar Ratu Rachmatuzakiyah di Aula Tb Suwandi, Kamis (5/3).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Yayasan Pendidikan Muslimat Nahdlatul Ulama (YPM NU) ini bertujuan membentuk generasi cerdas yang berakhlakul karimah.
Bupati yang juga menjabat sebagai Bunda PAUD Kabupaten Serang ini memberikan empat pesan utama bagi anak-anak peserta Pesantren Ramadan.
Adapun pesan itu yakni bupati mengajak anak untuk bangun subuh dan mengonsumsi makanan bergizi agar kuat berpuasa.
Kedua, belajar menahan emosi, seperti marah dan menangis, bukan sekadar menahan lapar.
Ketiga, menjaga ketertiban dan ketenangan saat beribadah di masjid.
Kemudian terakhir, menebar kebaikan sederhana seperti tersenyum, berbagi, dan membantu orang tua.
“Pesan ibu untuk adik – adik adalah berbuat baiklah setiap hari. Bisa dengan tersenyum manis ke teman, rajin berbagi makanan saat berbuka, atau membantu bunda membereskan mainan di rumah,” katanya.







Discussion about this post