Atasi Banjir, DBMSDA Kabupaten Tangerang Bersiap Bangun 43 Drainase

TANGERANG, BANPOS – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) menyiapkan 43 perbaikan sistem drainase tahun ini.

Langkah ini diambil guna mengatasi persoalan banjir dan titik-titik rawan genangan yang masih kerap terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Tangerang.

Baca Juga

Kepala Bidang Drainase DBMSDA Kabupaten Tangerang, Yawan Duriyawan, menjelaskan bahwa puluhan kegiatan tersebut dirancang sesuai dengan kondisi serta kebutuhan spesifik di setiap wilayah.

Cakupan pekerjaannya meliputi penanganan drainase, perbaikan saluran, pembangunan talud, hingga pekerjaan lanjutan pada kawasan yang membutuhkan peningkatan sistem aliran air.

“Harapannya dengan kegiatan yang kita lakukan ini bisa sedikit mengurangi kejadian banjir maupun genangan yang selama ini terjadi,” ujarnya, Jumat (25/9).

Ia menyebutkan bahwa beberapa daerah mendapatkan perhatian khusus karena kerap mengalami genangan berulang saat hujan deras turun.

Penanganan wilayah-wilayah ini dilakukan secara bertahap mengingat karakteristik tiap lokasi berbeda dan setiap saluran air saling terhubung.

“Memang ada daerah-daerah yang setiap tahun menjadi perhatian karena genangan. Karena itu ada kegiatan lanjutan yang kita lakukan agar penanganannya bisa lebih optimal,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa seluruh pengerjaan fisik di lapangan disesuaikan dengan kebutuhan teknis lokasi, mulai dari perbaikan saluran hingga pembuatan talud penahan.

Di samping upaya pembangunan fisik, pihak DBMSDA menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan infrastruktur yang telah diperbaiki.

Yawan menyoroti sampah sebagai salah satu pemicu utama tersumbatnya fungsi jaringan drainase.

“Kami tidak bosan-bosannya mengimbau kepada masyarakat untuk memelihara apa yang sudah kita kerjakan,” tegasnya.

Pihaknya meminta warga untuk menghentikan kebiasaan membuang sampah sembarangan ke dalam saluran air demi menjaga efektivitas infrastruktur yang ada.

“Jangan sampai saluran yang sudah kita kerjakan kembali mampet karena sampah. Kita sama-sama menjaga hasil pembangunan,” ujarnya.

Penanganan masalah banjir tidak bisa hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur semata, melainkan butuh kepedulian bersama dalam merawatnya.

DBMSDA berkomitmen untuk terus melanjutkan perbaikan drainase ini secara berkala berdasarkan skala prioritas.

“Yang penting kita terus berupaya melakukan penanganan secara bertahap. Mudah-mudahan ke depan persoalan genangan di Kabupaten Tangerang dapat semakin berkurang,” tandasnya. (*)

Berita Terkait

Discussion about this post