SERANG, BANPOS – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh generasi muda Kota Serang di ajang O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional) dan FLS2N (Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional) tingkat Provinsi.
Salah satu capaian yang paling mencuri perhatian adalah karya kerajinan tangan berupa perahu buatan Zulfan Rayhan, siswa SDN Harjamukti, yang berhasil menyabet juara pertama dan melenggang ke tingkat nasional.
Kepala Dindikbud Kota Serang, Ahmad Nuri, yang mendampingi para siswa berprestasi saat diterima langsung oleh Walikota Serang, menyatakan rasa bangga dan apresiasinya yang mendalam.
Menurutnya, latar belakang sekolah yang berada di pinggiran kota bukan menjadi halangan untuk mengukir prestasi emas.
“Ini namanya Zulfan dari Harjamukti. Dari sekolah pinggiran, tapi mampu bertarung di tingkat provinsi dan besok akan melaju ke tingkat nasional,” ujar Ahmad Nuri, Senin (3/8).
Karya perahu buatan Zulfan tidak hanya dinilai unggul secara estetika di atas panggung lomba kriya FLS2N, tetapi juga terbukti memiliki nilai jual yang tinggi di masyarakat.
Nuri membeberkan bahwa kerajinan tangan perahu tersebut bahkan sudah mulai kebanjiran pesanan komersial.
“Ini kreasi dan sudah ada yang pesan. Sekarang saja sudah ada 10 sampai 20 orang yang pesan. Harga pesanannya lumayan, dari karya seni ini nanti bisa jadi miliarder. Kalau ada 20 yang memesan, omzetnya bisa mencapai Rp10 juta,” ungkapnya.
Selain Zulfan yang unggul di bidang seni kriya, Walikota Serang juga menerima Fathan, siswa berbakat dari SDN 2 yang sukses meraih Juara 1 di bidang olahraga bulutangkis pada ajang O2SN tingkat provinsi.
Sebagai bentuk apresiasi nyata atas kerja keras para siswa dan guru pembimbing, Walikota Serang secara langsung menyerahkan penghargaan berupa uang pembinaan.
Nuri menegaskan bahwa dukungan untuk para atlet dan seniman cilik ini akan diberikan secara berkesinambungan dan berjenjang.
“Ada jenjang pembinaan, mulai dari Pak Walikota, Dinas Pendidikan, hingga dari pihak sekolahnya masing-masing. Yang penting kita semua mendorong ini. Besok insyaallah mereka tampil di tingkat nasional dan kita doakan menjadi pemenang juga. Mental bertandingnya terus kita dorong,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SD Harjamukti, Kecamatan Kasemen, Nunung Rodiah mengungkapkan bahwa, pencapaian ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Apresiasi yang datang dari Walikota serta Dindikbud Kota Serang kini menjadi suntikan motivasi bagi mereka untuk menatap kompetisi di tingkat nasional.
Nunung menjelaskan bahwa tema perahu layar dipilih bukan tanpa alasan. Tema ini sengaja diangkat karena dinilai sangat sesuai dengan kultur daerah Harjamukti yang berada di kawasan pesisir laut.
“Kami memilih perahu layar karena ini sesuai dengan kultur daerah kami di pesisir. Sebelumnya kami pernah mencoba membuat replika menara, namun gagal menembus tingkat nasional. Perahu layar ini terasa lebih unik,” ujar Nunung.
Daya tarik utama dari replika perahu layar ini terletak pada ornamennya yang murni memanfaatkan bahan-bahan dari alam sekitar, seperti dedaunan dan biji-bijian kering, kardus bekas layak pakai
Kulit petai berkualitas, pemilihan bahan pun dilakukan dengan sangat selektif. Sebagai contoh, kulit petai yang digunakan harus dicari yang memiliki karakteristik khusus.
“Bukan kulit petai sembarangan, kami harus mencari yang ‘lempeng’ (lurus) dan kondisinya bagus agar hasilnya maksimal,” tambahnya.
Terkait proses pengerjaan, Nunung membeberkan bahwa masa bimbingan intensif biasanya memakan waktu satu minggu menjelang hari perlombaan.
Menariknya, proses perakitan fisik perahu layar tersebut sebenarnya hanya membutuhkan waktu sekitar 5 jam. Tahapan yang paling menyita waktu justru ada pada proses pencarian dan pengumpulan bahan-bahan alam yang berkualitas tinggi.
Hingga saat ini, pihak sekolah telah menerima pesanan replika tersebut dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Serang sebanyak tiga buah, serta pesanan dari Asisten Daerah (Asda) Kota Serang.
Ke depan, karya yang dipesan tersebut akan disempurnakan dengan wadah kaca atau fiber agar terlihat lebih estetis saat dipajang di etalase.
Menghadapi persaingan di tingkat nasional yang dipastikan lebih ketat, SDN Harjamukti berjanji untuk terus berinovasi. Mereka berencana menambahkan kreasi baru pada miniatur perahu layar tersebut.
“Untuk persiapan ke tingkat nasional, kami akan berkreasi lagi dengan menambahkan elemen baru, salah satunya adalah instalasi lampu terintegrasi agar perahunya bisa menyala saat diaktifkan,” tandasnya. (*)







Discussion about this post