Walikota Serang Tinjau Korban Kebakaran di Trondol dan Serahkan Bantuan

SERANG, BANPOS – Pemkot Serang bergerak memberikan bantuan kepada korban kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah di Perumahan Lebak Indah, RT 04/RW 05, Blok D21 Nomor 7, Kelurahan Trondol, Kecamatan Serang.

Walikota Serang Budi Rustandi mendatangi langsung lokasi kebakaran untuk melihat kondisi korban sekaligus menyerahkan bantuan. Pada kesempatan tersebut, Budi memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp10 juta untuk membantu perbaikan rumah yang rusak akibat kebakaran.

Baca Juga

“Bantuan ini kami berikan untuk membantu memperbaiki rumah yang terdampak kebakaran yang terjadi pada Kamis malam,” ujar Budi, Jum’at (17/7).

Selain bantuan dana, pihaknya juga menyalurkan paket sembako guna membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari korban selama masa pemulihan.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, peristiwa kebakaran yang terjadi pada kamis malam tersebut diduga berawal dari obat nyamuk yang dinyalakan oleh pemilik rumah, Iwan Kusuma, yang merupakan penyandang tunanetra.

Api kemudian diduga membesar karena di sekitar lokasi terdapat kipas angin dan sejumlah peralatan elektronik.

“Biasanya obat nyamuk itu dinyalakan oleh anaknya. Namun pada malam itu bapaknya yang menyalakan sendiri. Di dekat obat nyamuk terdapat kipas angin dan peralatan elektronik sehingga api diduga cepat membesar,” jelas Budi.

Sementara itu, Staf Ahli Walikota Bidang Pemerintahan dan Hukum, Triningsih, mengatakan Pemkot Serang akan terus mendampingi korban, termasuk dalam proses pengobatan.

Ia menjelaskan, korban akan mendapatkan penanganan medis terlebih dahulu di RSUD Kota Serang atau RS Drajat Prawiranegara.

Jika diperlukan penanganan yang lebih intensif, pihaknya juga akan memfasilitasi rujukan ke RSUD Provinsi Banten hingga rumah sakit di Jakarta.

“Pengobatan akan kita upayakan terlebih dahulu di rumah sakit di Kota Serang. Kalau memang membutuhkan penanganan lanjutan, kita siap membantu proses rujukan hingga ke rumah sakit provinsi atau Jakarta,” katanya.

Tak hanya itu, Triningsih memastikan pemerintah juga akan membantu pengurusan dokumen penting milik korban yang ikut terbakar dalam musibah tersebut.

“Dokumen seperti BPJS bisa dicetak kembali. Memang tadi kami mendapat informasi ada beberapa ijazah anak korban yang ikut terbakar,” ujarnya.

Meski korban telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, Pemkot Serang memastikan siap memberikan bantuan lain apabila dibutuhkan, termasuk dukungan transportasi maupun kebutuhan selama menjalani pengobatan.

“Mereka memang memiliki BPJS. Namun apabila ada kendala transportasi atau kebutuhan lain selama menjalani pengobatan, kami siap membantu. Pemkot berkolaborasi dengan berbagai pihak agar kebutuhan korban dapat terpenuhi,” tuturnya. (*)

Berita Terkait

Discussion about this post