SERANG, BANPOS – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang, Nanang Saefudin, mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk terbuka terhadap kritik dan membangun komunikasi yang baik dengan media. Hal itu disampaikan saat menghadiri diskusi dan kajian rutin bersama Pokja Wartawan Kota Serang (PWKS) di Sekretariat Korpri Kota Serang.
Dalam pemaparannya, Nanang menyampaikan bahwa pemerintah tidak anti kritik selama pemberitaan dilakukan secara berimbang dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
“Saya sering menyampaikan kepada rekan-rekan pimpinan OPD, buka mata, buka telinga. Tidak anti kritik selama itu memberikan kontribusi sehingga berita itu berdampak” ujar Nanang, Jumat (22/5).
Ia mengakui, di era digital saat ini pejabat publik harus mampu beradaptasi dengan perkembangan media sosial dan pola komunikasi masyarakat yang semakin cepat. Menurutnya, ASN dituntut adaptif terhadap perubahan gaya kepemimpinan maupun perkembangan informasi.
“Sekarang berbeda. ASN itu harus adaptif. Lain pemimpin lain gaya dan style. Kita yang harus beradaptasi dengan pimpinan, bukan pimpinan yang beradaptasi dengan kita,” katanya.
Nanang juga menyoroti masih adanya pejabat yang belum siap menghadapi pertanyaan wartawan. Ia menilai kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi bagi birokrasi agar lebih siap dan memahami fungsi media sebagai mitra pemerintah.
“Ada juga kadang-kadang ditanya wartawan gagap, seperti tidak menguasai diri. Ini menjadi pelajaran bagi para birokrat,” ungkapnya.
Menurut Nanang, keberadaan media memiliki peran penting dalam menyampaikan program pemerintah kepada masyarakat. Tanpa media, berbagai program yang dijalankan pemerintah dinilai tidak akan diketahui publik secara luas.
“Program pemerintah kalau tidak ada media, tidak akan booming. Jadi pemberitaan itu diperlukan oleh kita,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Nanang juga membuka ruang diskusi yang lebih intens antara pemerintah daerah dan insan pers. Ia mempersilakan wartawan untuk berdiskusi terkait berbagai persoalan daerah maupun isu pembangunan.
“Enggak apa-apa sesekali WA saya, kita diskusi masalah ini atau itu.’ Kita bisa hadirkan juga teman-teman OPD yang berkaitan,” ujarnya. (*).







Discussion about this post