Kota Serang Sambut Wajah Baru Alun-alun

Proyek Betonisasi dan Ikon Golok Segera Dimulai

SERANG, BANPOS – Pemerintah Kota Serang memastikan proyek revitalisasi kawasan Alun-Alun akan segera mengeksekusi lahan pada bulan April ini.

Walaupun masyarakat mengeluhkan kondisi infrastruktur yang buruk, Walikota Serang Budi Rustandi menegaskan bahwa pembangunan fisik tinggal menunggu penandatanganan kontrak.

Baca Juga

Akan tetapi, pemerintah melarang perbaikan jalan berlubang secara mendadak demi menghindari temuan lembaga pengawas keuangan negara.

Selanjutnya, Budi Rustandi menjelaskan bahwa proses lelang yang sedang berjalan mengunci kebijakan anggaran pemeliharaan jalan tersebut.

“Insyaallah bulan ini sudah mulai pembangunan karena proses lelang sedang menuju kontrak,” kata Budi saat memberikan keterangan, Kamis (2/4).

Bahkan, ia meminta warga bersabar menghadapi kerusakan jalan yang belum terakomodir oleh anggaran pemerintah saat ini.

Namun demikian, Walikota memastikan perbaikan infrastruktur akan menyasar sejumlah titik strategis secara bertahap dan terukur.

“Mohon bersabar bagi masyarakat yang jalannya belum terbangun sesuai progres anggaran kami,” tambah Politisi Partai Gerindra ini.

 

Akselarasi Pembangunan di Wilayah Ibu Kota

Selain itu, Pemkot Serang menggandeng Gubernur Banten, Andra Soni, guna mempercepat akselerasi pembangunan di wilayah ibu kota provinsi.

Sebaliknya, Pemprov Banten berencana memberikan bantuan stimulan pembangunan pada puluhan titik lokasi yang tersebar di Serang.

“Pak Gubernur Soni insyaallah membantu sekitar 25 sampai 50 titik pembangunan di Serang,” tegas Budi optimis.

Di sisi lain, kebijakan teknis pemerintah kini beralih sepenuhnya menggunakan metode betonisasi untuk menggantikan aspal hotmix konvensional.

Padahal, penggunaan hotmix selama ini dinilai kurang efektif dan cenderung cepat rusak akibat beban kendaraan serta cuaca.

“Konsepnya nanti betonisasi semua supaya lebih awet daripada penggunaan hotmix,” papar Budi terkait standar baru infrastruktur.

Lebih lanjut, tahap awal pengerjaan Alun-Alun akan berfokus pada pemerataan lahan sebelum menyentuh aspek estetika bangunan utama.

Sementara itu, arsitektur kawasan tersebut bakal mengadopsi identitas lokal melalui simbol golok dan desain pagar Kaibon.

“Nanti ada ikon golok dan gerbang bergaya Kaibon yang mencirikan khas Kota Serang,” ungkapnya secara mendalam.

Kenyataannya, visi besar pembangunan ini mengusung konsep ruang publik terbuka yang modern bagi seluruh lapisan masyarakat luas.

Alhasil, pemerintah memproyeksikan Alun-Alun menjadi magnet wisata baru yang mampu menyaingi popularitas kawasan komersial Royal.

“Harapannya ini menjadi ikon kedua setelah Royal dan meningkatkan kunjungan wisatawan,” pungkas Budi menutup pembicaraan. (*)

Berita Terkait

Discussion about this post