Kurangi Angka Stunting, Kelurahan Unyur Fokus Bangun Sarana Prasarana

WILAYAH Unyur mendukung program penurunan angka stunting di Kota Serang, salah satunya dengan memfasilitasi puluhan posko pelayanan terpadu (Posyandu) yang ada di wilayah tersebut. Ada 26 Posyandu di kelurahan tersebut, dua diantaranya sudah memiliki gedung tetap yang seatap dengan sekretariat RW, dengan berbagai fasilitasnya.

“Alhamdulillah di kelurahan kami Posyandu nya aktif, dan lebih dari 200 kader semuanya semangat dalam memberikan pelayanan terhadap warga di Unyur,” ujar Lurah Unyur, Kecamatan Serang, Agus Sulaeman.

Baca Juga

Menurutnya, pihak Kelurahan berupaya untuk memenuhi sarana dan prasarana Posyandu dengan mendirikan dua Pos pelayanan di dua RW, yaitu di RW 16 dan 26 Taman Banten Lestari (TBL). Agus mengatakan, pelayanan Posyandu dilakukan di ruangan yang sudah disediakan, dan tidak lagi menempati rumah kader sebagai lokasi pelayanan Posyandu setiap bulannya.

“Kita meminimalisir pelayanan di rumah kader, khawatir merepotkan. Jadi semampu kami membangun pos RW sebagai gedung pelayanan Posyandu juga,” katanya.

Meski tidak sepenuhnya pembangunan itu menggunakan anggaran daerah, masyarakat antusias bergotong royong dan swadaya dalam pengerjaannya. Kini bisa dilihat bangunan bercat hijau di dua RW tersebut, yang sudah bisa digunakan untuk pelayanan.

“Walaupun belum ada seremonial peresmian, tapi dua pos tersebut sudah bisa dipakai untuk pelayanan. Jadi kalau memang ada kekurangan fasilitas, kami berusaha untuk memfasilitasi apa yang dibutuhkan melalui pengajuan ke dinas terkait atau langsung ke pimpinan,” jelasnya.

Agus mengaku bahwa dirinya merasakan betul hadirnya para kader Posyandu yang semangat menjalankan tugasnya. Meskipun tidak besar honor dari Kelurahan, namun mereka antusias memberikan woro-woro kepada warga setempat.

“Kepala RW dan RT nya pun aktif dalam memberikan informasi kalau ada Posyandu. Bidan nya kan dari Puskesmas, jadi kader koordinasi langsung, semoga semangatnya tidak menurun karena wilayah Unyur ini termasuk angka stunting lumayan tinggi,” katanya.

Ia menjelaskan, Kelurahan Unyur mendukung setiap program pemerintah khususnya dinas kesehatan (Dinkes). Tidak hanya itu, program pemerintah kota (Pemkot) lainnya pun ia mengaku akan selalu mendukung dan menyampaikan apa yang perlu diteruskan kepada masyarakat melalui RT dan RW.

“Warganya yang mudah dikomunikasikan juga menjadi nilai plus di sini, karena alhamdulillah nya setiap program yang melibatkan masyarakat ini selalu tersampaikan,” tuturnya.

Untuk sarana dan prasarana Posyandu, ia meminta kepada ketua kader di 26 Posyandu bisa memberikan keterangan atau mengajukan apa saja yang dibutuhkan oleh mereka. Mengingat, tidak sedikit Posyandu yang belum memiliki fasilitas lengkap, misalnya tidak memiliki meja yang cukup, bantal pasien dan lain-lain.

“Bagi kader di seluruh Posyandu, bisa langsung mengajukan ke kami (Kelurahan) untuk apa saja yang dibutuhkan. Karena kenyamanan dalam pelayanan ini penting, sehingga kami mengupayakan agar semuanya tersedia, sedikit demi sedikit,” tuturnya.

Bersebelahan dengan Sekretariat RW, ia meminta agar ruangan tersebut digunakan sebaik-baiknya. Ternyata, setelah didatangi ke lokasi, di RW 16 menyediakan wifi gratis bagi warga yang memiliki anak usia sekolah dan tidak memiliki kuota untuk melakukan pembelajaran dalam jaringan (daring).

“Alhamdulillah di RW 16 ini, ada fasilitas WiFi gratis yang bisa digunakan oleh anak-anak sekolah daring, yang memang tidak memiliki kuota,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Pos RW ini dibangun di tanah milik Pemerintah Kota Serang. Sehingga bisa dikatakan Sekretariat permanen dan tidak akan terkena gusuran dengan alasan apapun.

“Kita dapat hibah, alhamdulillah bisa terbangun sekretariat RW dan ruangan pelayanan Posyandu. Agar warga semakin nyaman dalam menjalankan amanahnya,” terangnya.

Selain Pos RW dan ruangan pelayanan Posyandu, sarana dan prasarana lainnya yang telah dilakukan pembangunan oleh Kelurahan Unyur yaitu pembangunan jalan lingkungan. Beberapa wilayah yang sudah tersentuh pembangunan yaitu di TBL, jalan lingkungan di Cilampang, Sapta Marga dan Lingkungan Unyur.

“Kita dapat dana alokasi umum tambahan (DAUT) kelurahan pada tahun kemarin, dan sudah dibangunkan jalan paving blok di beberapa lingkungan di Unyur, agar warga juga bisa beraktivitas dengan nyaman,” tandasnya. (*)

Berita Terkait

Discussion about this post