Tiga Jabatan Eselon II Segera Terisi, Andra Pastikan Tidak Ada Pegawai Titipan

SERANG, BANPOS – Pemprov Banten memastikan bahwa kekosongan tiga jabatan esselon II di lingkungan Pemprov Banten dipastikan akan segera terisi. Hal itu karena, proses seleksi yang dilakukan melalui manajemen talenta mulai memasuki babak akhir.

Diketahui, hingga saat ini ada tiga jabatan eselon II yang mengalami kekosongan yaitu, Kepala Biro Hukum dijabat Plt oleh Furqon yang juga menjabat sebagai Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (Pemotda) Sekretariat Daerah Provinsi Banten.

Baca Juga

Jabatan kedua yaitu Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) yang ditinggal pensiun pejabat sebelumnya Tri Nurtopo. Jabatan itu saat ini diisi Plt oleh Endad Haryanto yang juga menjabat sebagai Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Samsat Kabupaten Lebak.

Jabatan ketiga yang mengalami kekosongan untuk posisi Kepala Dinas Pertanian (Distan) yang sebelumnya ditinggal pensiun oleh Agus M Tauchid. Jabatan itu sekarang diisi Plt oleh Nasir M Daud yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang).

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, saat ini pihaknya masih melaksanakan seleksi terhadap sejumlah pejabat untuk mengisi kekosongan jabatan esselon II. Mekanisme seleksi yang dilakukan saat ini menggunakan sistem Manajemen Talenta.

“Sedang proses, sedang proses, kita menggunakan manajemen talenta dan sedang berproses. Secepatnya nanti kalau sudah selesai,” katanya, Selasa (11/8).

Andra memastikan, proses seleksi dilakukan secara profesional dan transparan, serta mengacu pada aturan perundang-undangan yang berlaku. Tindakan itu harus dilakukan agar terpilih pejabat yang kredibel, berintegritas, memiliki kapasitas, dan bertanggungjawab.

“Semuanya kita lakukan secara profesional dan transparan. Apapun hasilnya, itulah kemampuan yang dimiliki masing-masing pegawai saat mengikuti seleksi,” ujarnya.

Andra menegaskan, hasil seleksi sepenuhnya berdasarkan kemampuan para pegawai tanpa ada campur tangan pihak lain. Artinya, tidak ada titip menitip pejabat selama proses seleksi sampai akhir seleksi.

“Enggak ada titipan, semuanya kita lakukan profesional agar terpilih pejabat yang berkompeten. Karena kita ingin bergerak cepat dalam membangun Banten,” ujarnya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten Ai Dewi Suzana mengatakan, pihaknya sudah melakukan evaluasi terhadap beberapa pejabat yang mengikuti seleksi pengisian kekosongan jabatan eselon II.

“On proses. Baru kemarin kita melakukan evaluasi trehadap pejabat esselon 2 yang sudah lebih dari 5 tahun. Masih berproses ya,” tutupnya.(*)

Berita Terkait

Discussion about this post