SERANG, BANPOS – Walikota Serang Budi Rustandi secara resmi membuka Kota Serang Fair 2026 di Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Jumat (7/8) malam. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kota Serang itu diproyeksikan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui produk lokal.
Dalam sambutannya, Budi mengatakan Kota Serang Fair menjadi ruang bagi pelaku UMKM, IKM dan ekonomi kreatif untuk memperkenalkan serta memasarkan produk mereka.
Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan Kota Serang Fair terus menunjukkan perkembangan positif. Ia mencatat, pada penyelenggaraan tahun 2025 jumlah pengunjung mencapai 383.232 orang dengan nilai transaksi sebesar Rp11,3 miliar.
“Pada tahun 2025 tercatat 383.232 pengunjung dengan nilai transaksi mencapai Rp11,3 miliar. Ini menunjukkan bahwa Kota Serang Fair bukan hanya menghadirkan kemeriahan,” kata Budi.
Budi menegaskan, penyelenggaraan Kota Serang Fair harus dimanfaatkan untuk memperkuat keberpihakan terhadap produk lokal. Ia mengajak masyarakat tidak hanya datang menikmati berbagai hiburan yang disediakan, tetapi juga membeli dan mempromosikan produk UMKM Kota Serang.
“Kalau bukan kita yang membeli produk UMKM Kota Serang, siapa lagi? Datang dan nikmati hiburannya, tetapi jangan lupa jajan di UMKM-nya. Beli produknya dan promosikan produk Kota Serang,” ujarnya.
Ia juga meminta para pelaku UMKM, IKM dan ekonomi kreatif memanfaatkan penyelenggaraan Kota Serang Fair 2026 sebagai kesempatan untuk memperluas pasar dan mengembangkan usahanya.
“Kepada para UMKM dan IKM dan ekonomi kreatif, manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” katanya.
Budi berharap momentum HUT ke-19 Kota Serang dapat semakin memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Kota Serang yang madani, maju dan berbudaya.
Dukungan terhadap produk lokal, menurutnya, dapat dimulai dari langkah sederhana, yakni mencintai, menggunakan dan membeli produk-produk buatan masyarakat Kota Serang.
“Mari kita dukung UMKM, IKM serta para pelaku ekonomi kreatif kita agar terus tumbuh, berkembang dan naik kelas,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi mengapresiasi penyelenggaraan Kota Serang Fair yang dinilai memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.
Deden menyebut, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Kota Serang pada 2025 mencapai 5,2 persen. Angka tersebut meningkat dibandingkan pertumbuhan ekonomi pada 2024 yang berada di angka 4,7 persen.
“Serang Fair ini rutin setiap tahun dilaksanakan dan dampaknya bagi perekonomian masyarakat Kota Serang cukup luar biasa,” ujar Deden.
Menurut Deden, peningkatan pertumbuhan ekonomi tersebut menjadi salah satu indikator bahwa berbagai aktivitas ekonomi di Kota Serang terus bergerak.
Ia pun menyampaikan apresiasi Pemerintah Provinsi Banten terhadap Pemerintah Kota Serang yang dinilai terus mendorong kegiatan-kegiatan yang memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.
“Pak Gubernur memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Serang beserta jajaran karena dapat membuat Kota Serang lebih maju, lebih berkreasi dan bisa menjadikan Kota Serang menjadi kota yang selalu mengadakan kegiatan-kegiatan yang berdampak positif terhadap produk ekonomi Kota Serang,” katanya.







Discussion about this post