SERANG, BANPOS – Penantian panjang warga Kampung Sadik, Kelurahan Pager Agung, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, selama hampir 40 tahun akhirnya mulai terjawab.
Walikota Serang Budi Rustandi bersama Kodim 0602/Serang melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan jembatan beton yang selama ini menjadi kebutuhan utama masyarakat, Jumat (31/7).
Program yang digelontorkan dari Presiden Prabowo Subianto itu disalurkan melalui TNI Angkatan Darat dengan Kodim 0602/Serang sebagai pelaksana.
Walikota Serang Budi Rustandi mengatakan, pembangunan jembatan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara Pemerintah Kota Serang dengan TNI dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
“Ini merupakan bantuan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto melalui Kodim 0602/Serang. Kami mengapresiasi Pak Dandim yang telah mengakomodasi usulan dari Kota Serang sehingga pembangunan ini bisa terlaksana,” ujar Budi.
Ia menegaskan, kolaborasi antara Pemerintah Kota Serang dan Kodim 0602/Serang akan terus diperkuat agar berbagai program pembangunan dan bantuan pemerintah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Sinergi ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah bersama TNI hadir untuk rakyat. Kami ingin pembangunan berjalan baik sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 0602/Serang Letkol Arm. Oke Kristiyanto menjelaskan, pembangunan jembatan di Kelurahan Pager Agung merupakan bagian dari program bantuan tahap keenam yang dilaksanakan Kodim 0602/Serang.
Menurutnya, pada tahap tersebut terdapat tiga pembangunan jembatan, yakni dua di wilayah Kota Serang dan satu di Kabupaten Serang. Secara keseluruhan, Kodim 0602/Serang akan membangun 11 jembatan, dengan dua di antaranya telah rampung.
“Jembatan ini memiliki panjang sekitar delapan meter dengan lebar empat meter. Kami berharap dapat memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi karena akses jalan menjadi lebih mudah, aman, dan nyaman,” ujar Oke.
Ia mengungkapkan, pembangunan jembatan bermula dari aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui Danramil.
Usulan tersebut kemudian dikoordinasikan bersama Pemkot Serang dan Dinas Pekerjaan Umum sebelum diteruskan ke pemerintah pusat hingga akhirnya direalisasikan.
“Kami berharap pembangunan ini dapat selesai tepat waktu. Jika berjalan lancar, dalam waktu sekitar satu bulan ke depan jembatan sudah bisa diresmikan,” katanya.
Oke juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga proses pembangunan agar berjalan sesuai rencana.
“Kami mohon dukungan seluruh warga untuk membantu mengamankan dan menjaga pembangunan ini sehingga dapat selesai sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Antusiasme warga terlihat dari sambutan Ketua Forum RT/RW Kecamatan Walantaka, H. Hudari.
Ia mengaku bersyukur karena harapan masyarakat yang telah diperjuangkan selama puluhan tahun akhirnya menjadi kenyataan.
“Alhamdulillah kami sangat bangga dan berterima kasih kepada pemerintah, khususnya Presiden, Walikota Serang, dan Pak Dandim. Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat karena menjadi akses utama bagi warga untuk bekerja dan beraktivitas,” katanya.
Hudari menuturkan, usulan pembangunan jembatan telah beberapa kali disampaikan warga, namun baru kali ini dapat direalisasikan.
“Sudah sekitar 40 tahun masyarakat menunggu. Mudah-mudahan setelah jembatan ini selesai, pembangunan jembatan lain di sekitar wilayah ini juga dapat dilanjutkan karena masih ada beberapa titik yang kondisinya sama dan sangat dibutuhkan masyarakat,” tuturnya. (*)







Discussion about this post