Walikota Serang Berikan Bantuan Alat Sekolah untuk Anak Yatim

SERANG, BANPOS – Walikota Serang Budi Rustandi memulai rangkaian kegiatan hari pertama masuk sekolah dengan mendampingi sekaligus mengantar anak-anak yatim ke sekolah.

Dalam kegiatan tersebut, Budi juga menyerahkan bantuan berupa perlengkapan sekolah sebagai bentuk dukungan agar mereka tetap semangat menempuh pendidikan.

Baca Juga

Budi mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda yang akan terus dilaksanakan setiap awal tahun ajaran baru sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kota Serang terhadap anak-anak yatim.

“Setiap kali anak sekolah masuk, kita membantu yatim piatu. Mereka diberikan perangkat sekolah seperti buku, tas, penggaris, alat tulis, dan lain-lain. Ini untuk men-support dan memotivasi mereka dalam kegiatan bersekolah,” ujar Budi Rustandi, Selasa (14/7)

Menurutnya, bantuan yang diberikan itu bisa menjadi penyemangat agar anak-anak yatim memiliki rasa percaya diri yang sama dengan siswa lainnya saat memulai tahun ajaran baru.

Kehadiran pemerintah di tengah mereka juga diharapkan dapat mengurangi beban psikologis maupun ekonomi yang dihadapi keluarga anak yatim.

Budi menjelaskan, kegiatan tersebut juga merupakan implementasi Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah.

Namun, karena peserta yang didampingi merupakan anak-anak yatim yang telah kehilangan sosok ayah, maka pemerintah berupaya mengisi kekosongan tersebut melalui kehadiran para pejabat daerah.

“Kita ada Gerakan Ayah Mengantar Anak. Tentu mereka tidak punya ayah. Kekosongan itu diisi dengan saya, Pak Kadis, Pak Asda, teman-teman dari Pemprov, Pak Camat, dan lain-lain,” katanya.

Ia menegaskan, kehadiran pemerintah dalam kegiatan tersebut memiliki makna simbolis bahwa negara hadir memberikan perhatian dan kasih sayang kepada anak-anak yang kehilangan orang tua.

Menurutnya, perhatian secara emosional sama pentingnya dengan bantuan material agar anak-anak tetap memiliki motivasi untuk belajar dan meraih cita-cita.

Dalam kesempatan itu, Budi juga mengungkapkan bahwa bantuan perlengkapan sekolah berasal dari dukungan Rumah Sakit Jannah yang ikut berpartisipasi melalui program sosial.

“Kebetulan ini diberikan oleh Rumah Sakit Jannah yang memberikan sponsornya. Mereka memberikan tas kepada saya untuk diserahkan kepada para yatim,” ungkapnya.

Budi mengapresiasi keterlibatan dunia usaha dan sektor kesehatan dalam mendukung pendidikan anak-anak yatim. Budi berharap semakin banyak pihak swasta yang ikut berkolaborasi membantu masyarakat, terutama di bidang pendidikan dan kesejahteraan sosial.

Lebih lanjut, Budi menyampaikan bahwa kegiatan serupa tidak berhenti pada satu sekolah saja. Ia telah menjadwalkan kunjungan ke sekolah-sekolah lain secara bergiliran setiap hari.

“Besok tiap hari kita muter. Insyaallah setiap hari saya muter. Nanti dijadwalkan oleh Pak Kadis sekolah mana lagi. Saya inginnya di pelosok-pelosok supaya mereka juga merasakan,” tegasnya.

Menurut Budi, sekolah-sekolah yang berada di wilayah pinggiran akan menjadi prioritas kunjungan agar perhatian pemerintah dapat dirasakan secara merata.

Dengan turun langsung ke berbagai kecamatan, ia ingin memastikan anak-anak di daerah pelosok memperoleh semangat dan perhatian yang sama dari pemerintah daerah. (*).

Berita Terkait

Discussion about this post