SERANG, BANPOS – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi, ikut mengambil rapor anaknya di SMA Negeri 1 Kota Serang, Jumat (19/6), sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Ayah Mengambil Rapor (GEMAR) yang digagas Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN.
Dalam kegiatan tersebut, Deden hadir bersama Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Banten, Yuda Ganda Putra.
Keduanya mengikuti proses pembagian rapor layaknya orang tua murid lainnya, mulai dari memasuki ruang kelas hingga mendengarkan penjelasan wali kelas terkait perkembangan belajar anak.
Deden mengatakan, gerakan tersebut merupakan upaya untuk mendorong keterlibatan ayah dalam proses pendidikan anak.
Menurutnya, selama ini urusan sekolah lebih banyak diwakili oleh ibu, termasuk saat pengambilan rapor.
Karena itu, melalui GEMAR pemerintah ingin membangun budaya pengasuhan yang lebih kolaboratif antara ayah dan ibu.
“Selama ini kebanyakan yang mengambil rapor dan berkomunikasi dengan sekolah adalah ibu. Padahal keterlibatan ayah dalam pendidikan anak juga sangat penting,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Banten mendukung penuh gerakan tersebut, termasuk dengan memberikan ruang bagi aparatur sipil negara (ASN) yang berstatus ayah untuk mengambil rapor anaknya saat hari pembagian rapor.
“Untuk ASN yang memiliki anak sekolah, pada hari pembagian rapor diberikan kesempatan keluar dari kantor agar bisa hadir langsung ke sekolah. Ini bentuk dukungan agar para ayah bisa terlibat dalam pendidikan anak,” jelas Deden.
Menurut Deden, keterlibatan ayah tidak hanya sebatas hadir mengambil rapor, tetapi juga menjadi sarana membangun kedekatan emosional dengan anak.
Ia berharap momentum tersebut dapat dimanfaatkan para ayah untuk mengetahui perkembangan pendidikan anak sekaligus memperkuat hubungan dalam keluarga.
“Harapannya bagi anak-anak yang masih memiliki ayah, mereka bisa merasakan keterlibatan ayah dalam memantau pendidikan mereka. Dari situ akan terbangun ikatan emosional yang lebih kuat antara ayah dan anak,” tandasnya.
Sekadar informasi, Gerakan Ayah Mengambil Rapor merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat fungsi keluarga dan mendorong keterlibatan aktif figur ayah dalam pengasuhan.
Program tersebut juga diharapkan menjadi simbol perubahan budaya pengasuhan di Indonesia yang selama ini cenderung bertumpu pada peran ibu menjadi lebih setara dan kolaboratif. (*)







Discussion about this post