PULOSARI, BANPOS – Saat ini, ribuan warga mengikuti aksi reboisasi besar-besaran di kawasan Gunung Pulosari guna memulihkan ekosistem. Selanjutnya, kegiatan ini mengusung pendekatan keanekaragaman hayati sebagai fondasi utama menjaga keseimbangan alam yang mulai tergerus deforestasi.
“Kami ingin mengajak semua pihak untuk tidak hanya memanfaatkan alam, tetapi ikut merawatnya agar tetap lestari,” ujar Koordinator Umum Daden Hilmansah.
Sebelumnya, program Green Safety Initiative dari Asosiasi Olahraga Pendakian Gunung Indonesia sukses menggerakkan sekitar 1.160 peserta. Kemudian, para pelajar hingga mahasiswa bahu-membahu menanam jenis tanaman yang sesuai dengan karakteristik ekologis tanah setempat.
“Yang terpenting adalah bagaimana nilai kepedulian terhadap lingkungan tumbuh dan terus dijaga oleh peserta,” tegas Penggagas Program Deni Ahmad Fanani.
Selain itu, panitia memberikan edukasi konservasi kepada peserta mengenai etika pendakian dan manajemen risiko aktivitas alam terbuka. Bahkan, kegiatan ini dilengkapi dengan sistem pemantauan pascakegiatan guna memastikan keberhasilan reboisasi dalam jangka panjang.
“Kegiatan ini sejalan dengan upaya kami menjaga ketertiban sekaligus kelestarian lingkungan hidup,” ungkap Kapolsek Pulosari Yoffy Trinova.
Sementara itu, kolaborasi lintas sektor termasuk dukungan dari Kementerian Kehutanan menguatkan fondasi gerakan lingkungan berkelanjutan tersebut. Alhasil, gerakan nyata ini membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga hutan sebagai penyangga kehidupan.
“Kami mengapresiasi langkah nyata dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan,” tutur Jumroni.
Akhirnya, panitia membagi zona tanam secara terstruktur agar pemeliharaan bibit pohon berjalan efektif serta terpantau dengan baik. Tentunya, langkah kolaboratif ini mencetak generasi muda yang memiliki kepedulian tinggi terhadap masa depan alam Indonesia. Reboisasi Pulosari Lestari menjadi fondasi gerakan lingkungan berkelanjutan bagi masyarakat Banten. (*)







Discussion about this post