Perjuangan Tohirin Anak Tukang Asongan Raih Gelar Magister

Bagikan Kisah Perjalanan Menjadi Guru ASN Profesional

MEMANG, kehidupan keras sering menghalangi mimpi masyarakat miskin. Namun, Tohirin sukses menembus rintangan ekonomi tersebut. Kini, putra penjual asongan ini resmi mengajar siswa.

“Saya membuktikan kemiskinan tidak membatasi pendidikan tinggi,” tegas Tohirin.

Baca Juga

Awalnya, Bapak Akbar menjajakan barang asongan memutari jalanan. Sementara, Ibu Mastuah mengurus rumah tangga setiap harinya. Karenanya, pemuda ini selalu merekam perjuangan keluarganya.

“Keringat ayah selalu memotivasi saya mengejar ilmu,” ungkap Tohirin.

Selanjutnya, ia menempuh pendidikan tinggi menembus berbagai rintangan. Bahkan, himpitan ekonomi justru memacu semangat belajarnya terus. Alhasil, pahlawan tanpa tanda jasa ini menuntaskan PPG.

“Berbagai hambatan finansial sangat mengasah mental juangku,” jelasnya kepada BANPOS.CO, Minggu (12/4/2026).

Kemudian, pria inspiratif ini meraih gelar Magister Pendidikan. Pastinya, pencapaian besar tersebut sangat mengangkat derajat orangtuanya. Sekarang, dia memegang amanah negara mencerdaskan anak bangsa.

“Gelar sarjana ini sangat memperkuat dedikasi mengajarku,” katanya.

Akhirnya, sang pendidik selalu menginspirasi para murid kelasnya. Faktanya, cerita kehidupannya menampar individu yang mudah menyerah. Dalam hal ini, Tohirin berhasil menyalakan harapan bagi kalangan pinggiran.

“Kerja keras pasti memberikan hasil paling manis,” pesannya. (*)

Berita Terkait

Discussion about this post