SERANG, BANPOS – Wakil Walikota Serang, Nur Agis Aulia, mengatakan siswa boleh bebas pilih menu Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menghindari kebosanan terhadap menu MBG. Hal tersebut dikatakan Agis, saat melakukan monitoring pendistribusian MBG di SMPN 9 Kota Serang, Kamis (11/12).
Menurut Agis, para siswa bisa mengusulkan menu MBG melalui sekolahnya masing-masing untuk kemudian diteruskan ke SPPG yang penyuplay. Kata Agis, permintaan itu tidak sulit untuk diwujudkan selama adanya komunikasi yang baik.
“Tinggal dikomunikasikan saja antara pihak sekolah dan dapur penyedia MBG,” katanya.
Agis menyampaikan, beberapa menu yang sebelumnya diminta oleh siswa juga telah direalisasikan, sebagai bentuk respons Pemkot Serang terhadap selera dan kebutuhan pelajar. Meski demikian, Agis menegaskan bahwa request menu tetap harus mengikuti aturan penting.
“Menu MBG harus memenuhi standar gizi, dan lolos perhitungan ahli gizi. Tidak boleh asal,” tegasnya.
Selain untuk pelajar SD dan SMP, Pemkot Serang juga memastikan distribusi MBG bagi ibu hamil, ibu melahirkan, dan ibu menyusui berjalan dengan baik. Program ini merupakan upaya nyata dalam mencetak generasi yang lebih sehat sekaligus menekan angka stunting di Kota Serang.
“Makanya, selain memonitor di sekolah-sekolah, kami juga selalu menanyakan pendistribusian MBG bagi ibu hamil, ibu melahirkan, dan ibu menyusui,” ujar Agis.
Asda II Kota Serang Yudi Suryadi, yang turut mendampingi Wakil Walikota Serang menambahkan, pendistribusian MBG untuk pencegahan stunting diberikan sejak 1.000 hari pertama kelahiran. Pemkot Serang juga akan memperkuat koordinasi dengan Posyandu agar distribusi benar-benar tepat sasaran.
“Kita akan terus lakukan monitoring,” imbuhnya. (*)







Discussion about this post