SERANG, BANPOS — Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mulai ambil ancang-ancang untuk mempersiapkan tenaga kerja yang profesional agar mampu bersaing dengan dunia kerja internasional.
Salah satu caranya adalah dengan menyiapkan pelatihan kemampuan berbahasa asing kepada calon tenaga kerja asal Kota Serang.
Wakil Walikota Serang, Nur Agis Aulia, menjelaskan bahwa kemampuan berbahasa asing merupakan salah satu persyaratan penting agar bisa bersaing dalam dunia kerja internasional.
Oleh sebab itu, kata Agis, Pemkot Serang akan memberikan program pelatihan berbahasa asing, utamanya bahasa Jepang dan Korea Selatan kepada para calon pencari kerja di Kota Serang.
“Syaratnya memang bahasa yang paling utama. Nah, jadi kita akan coba dorong pertama adalah punya keterampilan bahasa Jepang dan Korea. Ini yang jadi PR kita,” kata Agis pada Senin (10/11).
Kemudian sasaran yang dituju dalam program pelatihan itu adalah para lulusan muda.
Sebab, menurutnya, mereka dapat dengan cepat menyerap materi pembelajaran yang diberikan dalam pelatihan tersebut.
“Kita akan dorong khususnya para lulusan-lulusan muda tuh, penganggur yang masih muda kayaknya lebih mudah belajar bahasa Jepang dan Korea,” ucapnya.
Ia menjelaskan alasan mengapa dua bahasa tersebut yang ditekankan.
Sebab, dua negara tersebut membuka lebar kesempatan kerja bagi masyarakat Indonesia, utamanya bagi warga Kota Serang.
Lapangan kerja yang tersedia itu antara lain: Baby sitter, tukang kebun, sopir, hingga perawat.
“Banyak kalau di luar negeri itu (seperti) baby sitter, tukang kebun, kemudian sopir, perawat itu banyak tuh di luar negeri. Kata kuncinya adalah bahasa,” terangnya.
Melihat peluang tersebut maka hal itu menjadi komitmen bagi pasangan Budi-Agis agar bisa memfasilitasi masyarakat yang ingin mencari lapangan pekerjaan.
Sekaligus upaya Pemkot Serang mengurangi angka tingkat pengangguran di Kota Serang.
“Jadi komitmen Pak Budi dan pak Agis beserta Pemkot jelas begitu kita memfasilitasi warga Kota Serang untuk kemudian bisa mendapatkan pekerjaan,” tandasnya. (*)







Discussion about this post