Kepala Kantor Pertanahan Kota Tangerang Ikut Terjaring OTT Senyap KPK

TANGERANG, BANPOS – Kepala Kantor Pertanahan Kota Tangerang, Tardi, ikut terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam OTT senyap tersebut, KPK mengamankan 17 orang yaitu seorang direktur jenderal pada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) hingga dua kepala Kantor Pertanahan dalam OTT ke-20 sepanjang 2026 ini.

Baca Juga

Salah satu yang disebut terjaring OTT senyap KPK tersebut yaitu Kepala Kantor Pertanahan Kota Tangerang, Tardi.

Ia disebut ikut diamankan bersama 16 orang lainnya dalam kegiatan OTT KPK yang digelar pada Senin 14 September 2026.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan bahwa pihaknya telah mengamankan sejumlah 17 orang.

“Di antaranya Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN Lampri, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung, serta Kepala Kantor pertanahan Kota Tangerang Tardi, juga beberapa pihak lainnya,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Budi mengatakan bahwa dari 17 orang yang diamankan, KPK menyita sejumlah barang bukti di antaranya, uang tunai dalam bentuk Rupiah dan valas yang dibungkus di dalam kardus, koper, dan boks.

“Koper yang berjumlah sekitar 20-an tersebut saat ini masih proses hitung dan estimasi nominalnya mencapai ratusan miliar Rupiah,” ujarnya.

KPK memiliki waktu 1 X 24 jam untuk menetapkan status dari pihak yang diamankan dalam OTT.

“Pihak-pihak yang diamankan tersebut keterangannya dibutuhkan untuk memberikan penjelasan awal dalam tahapan kegiatan penyelidikan ini,” tandas Budi. (*)

Berita Terkait

Discussion about this post