Hari ke Tujuh, Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Masih Berlanjut

PANDEGLANG, BANPOS – Misteri hilangnya delapan penumpang speed boat di perairan Selat Sunda belum terpecahkan. Memasuki hari ketujuh operasi SAR, Senin (14/9), Tim SAR Gabungan kembali memperluas pencarian dengan mengerahkan armada laut, helikopter hingga drone thermal.

Delapan orang yang hingga kini masih dinyatakan dalam pencarian terdiri dari Warta (55), kapten kapal; Surakman (60), ABK; Heriyanto (49), guide; serta lima jurnalis, yakni M. Bagus Khoirunnas (28) dari Antara, Ari Basuki (52) dari Merdeka, Yudhis (43) dari iNews, Daus (42) dari Anadolu, dan Donal (51), pekerja lepas.

Baca Juga

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, mengatakan seluruh sumber daya yang tersedia terus dimaksimalkan untuk menemukan para korban.

“Memasuki hari ketujuh, kami terus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada untuk mencari dan menemukan delapan korban yang masih hilang. Tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian secara terkoordinasi dengan membagi wilayah operasi ke dalam beberapa sektor, serta melibatkan unsur laut, udara, dan darat,” ujar Al Amrad.

Pencarian dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan wilayah operasi dibagi menjadi tujuh sektor. Luasan pencarian mencapai ribuan mil laut persegi, dengan Sektor X seluas 831 NM², Sektor Z 512 NM², Sektor V 1.182 NM², Sektor W 1.167 NM², Sektor U 481 NM², Sektor Y 413 NM², dan Sektor H 2.063 NM².

Sejumlah kapal dikerahkan menyisir wilayah tersebut. Di antaranya KN SAR Tetuka, KN SAR Basudewa, KN SAR Antasena, KRI Leuser, KRI Teluk Gilimanuk, KRI Lepu, KAL Anyer, KP Sanjaya, RIB 02 Banten, RIB 02 Lampung dan RBB Pulau Peucang.

Pencarian juga diperkuat dari udara. Helikopter HR 3604 dan dua drone thermal Basarnas digunakan untuk mendukung pemantauan area yang sulit dijangkau melalui jalur laut.

Sementara unsur darat melibatkan personel dan sarana dari Basarnas, TNI, Polri, BNPB, BPBD, tenaga kesehatan, pemerintah daerah serta potensi SAR lainnya.

Kondisi cuaca menjadi salah satu faktor yang turut diperhitungkan dalam operasi. Berdasarkan rencana operasi, cuaca di perairan Selat Sunda dilaporkan berawan dengan angin dari arah tenggara berkecepatan 10–20 knot. Tinggi gelombang diperkirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 2,5 meter.

Al Amrad menegaskan keselamatan personel tetap menjadi prioritas dalam operasi pencarian yang telah berlangsung selama sepekan tersebut.

“Kami mengimbau seluruh unsur SAR Gabungan untuk tetap mengutamakan keselamatan dalam setiap pelaksanaan pencarian. Kami juga memohon dukungan dan doa dari masyarakat agar upaya pencarian terhadap delapan korban ini dapat segera membuahkan hasil,” tambahnya.

Hingga pencarian hari ketujuh berakhir, belum ada informasi mengenai ditemukannya delapan korban. Tim SAR Gabungan menyatakan operasi akan terus dilakukan berdasarkan rencana operasi, perkembangan kondisi di lapangan dan hasil evaluasi bersama. (*)

Berita Terkait

Discussion about this post