SERANG, BANPOS – Pemerintah Kota Serang menyampaikan bahwa untuk penanganan sampah dan pelestarian lingkungan, Pemkot mengadakan armada baru pengangkut sampah berupa 10 unit truk dan kendaraan roda tiga (cator).
Hal itu disampaikan dalam puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sekaligus pelaksanaan apel pagi di alun-alun barat Kota Serang.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang, Farach Richi, mengatakan rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia sebelumnya telah diisi dengan kegiatan penanaman pohon di bantaran Sungai Sukadana hingga pemberian penghargaan kepada sejumlah pihak yang dinilai konsisten menjaga lingkungan.
“Ini kita laksanakan puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang dilaksanakan tanggal 5 Juni. Awalnya kita sudah melaksanakan penanaman pohon di bantaran Sungai Sukadana,” ujar Farach Richi usai mengikuti apel pagi, Senin (8/6).
Menurutnya, penghargaan diberikan kepada sejumlah pelaku usaha dan komunitas yang dinilai aktif mendukung pelestarian lingkungan di Kota Serang.
“Salah satunya penghargaan untuk pelaku usaha yaitu RSUD Banten, Puri Citra Land, kemudian penghargaan kepada insan yang konsisten menjaga lingkungan yaitu Green Rangers, lalu bank sampah terbaik yaitu My Gold,” katanya.
Selain itu, DLH juga memberikan apresiasi kepada sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang mendukung gerakan Indonesia Asri, di antaranya BAPPERIDA, BKPSDM, dan Setda.
Dalam kegiatan tersebut, Pemkot Serang juga membagikan bibit pohon kepada setiap kelurahan untuk ditanam di wilayah masing-masing. Pohon yang dibagikan merupakan tanaman produktif dan pohon penyerap air.
“Pembagian pohon ke masing-masing kelurahan satu pohon untuk ditanam di kelurahannya masing-masing berupa tanaman produktif seperti mangga ataupun pohon penyerap air seperti tanjung,” jelasnya.
Farach menambahkan, Pemkot Serang terus memperkuat pengelolaan sampah melalui peremajaan sarana dan prasarana pengangkutan sampah.
“Pak Walikota konsisten terkait pengelolaan sampah di Kota Serang yaitu dengan pengadaan truk sampah dan cator. Harapannya pengelolaan sampah kota yang lebih baik bisa terlaksana,” ungkapnya.
Sementara itu, Walikota Serang Budi Rustandi juga menjelaskan bahwa pengadaan 10 truk sampah baru merupakan bentuk keseriusan Pemkot Serang dalam menyelesaikan persoalan sampah yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
“Pembelian 10 truk termasuk cator ini awal dari komitmen Pemerintah Kota Serang dalam rangka penyelesaian sampah,” ujar Budi Rustandi.
Ia menjelaskan, armada baru tersebut telah memenuhi standar dari Kementerian Lingkungan Hidup karena dilengkapi lapisan fiber, anti karat, serta sistem hidrolik sehingga lebih aman saat pengangkutan sampah.
“Dari dulu kita enggak pernah beli truk. Alhamdulillah sekarang kita beli truk yang sudah sesuai persyaratan Kementerian Lingkungan Hidup, dilapisi fiber agar air tidak keluar, anti karat, dan hidrolik,” katanya.
Budi juga memastikan penambahan armada akan terus dilakukan ke depan. Ia menargetkan penambahan sekitar 20 truk sampah lagi guna menggantikan armada lama yang sudah banyak mengalami kerusakan.
“Ke depan insyaallah akan saya tambah lagi 20 truk karena yang lama-lama sudah terlalu lama dan memang banyak kerusakan,” tegasnya.
Selain pengadaan armada, Budi turut meminta dukungan masyarakat agar tidak lagi membuang sampah sembarangan, terutama ke aliran sungai.
“Kita sudah arahkan, kita sudah punya cator dan nanti saya akan teruskan kepada lurah untuk mengingatkan masyarakat yang tinggal di bantaran sungai agar tidak buang sampah ke sungai,” pungkasnya. (*)







Discussion about this post