SERANG, BANPOS – Wajah kawasan wisata Anyer–Carita kembali dipoles. Ratusan personel gabungan turun langsung membersihkan sampah di sepanjang jalur wisata hingga pesisir Pantai Mandalika, Jumat (24/4), dalam aksi gotong royong lintas sektor yang digagas TNI.
Kegiatan yang melibatkan TNI, Forkopimcam, masyarakat, hingga pelajar itu bukan sekadar aksi bersih-bersih biasa.
Aksi tersebut menjadi bagian dari Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang difokuskan pada penguatan infrastruktur dan kebersihan kawasan wisata.
Sejak pagi, personel gabungan tampak menyisir bahu jalan hingga bibir pantai, mengangkut sampah yang berserakan.
Kawasan yang selama ini menjadi primadona wisata warga Jabodetabek itu memang menghadapi persoalan klasik: lonjakan sampah saat akhir pekan.
Komandan Koramil 2304/Anyer, Kapten Inf Jarot Purnomo, menegaskan kegiatan ini membawa misi ganda, yakni menjaga kebersihan sekaligus edukasi kepada masyarakat.
“Pada hari ini kami melaksanakan kerja bakti berupa pembersihan sampah di sepanjang jalan raya Anyer-Carita hingga pesisir Pantai Mandalika,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini, khususnya kepada generasi muda yang dilibatkan langsung dalam kegiatan tersebut.
“Kami ingin mendidik masyarakat agar lebih sadar terhadap kebersihan lingkungan. Ini juga sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah,” katanya.
Keterlibatan pelajar menjadi sorotan dalam kegiatan ini. Di tengah derasnya arus digital, aksi turun langsung ke lapangan dinilai efektif membentuk karakter peduli lingkungan sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap potensi wisata daerah.
Jarot menilai, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan kawasan wisata Anyer–Carita yang selama ini menjadi salah satu penggerak ekonomi di Kabupaten Serang.
“Sinergi semua pihak sangat penting agar pesan menjaga kebersihan ini bisa sampai ke masyarakat luas,” ujarnya.
Di sisi lain, pemerintah kecamatan memastikan gerakan serupa tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Camat Anyer, Imron Ruhyadi, menyebut pihaknya telah menyusun jadwal rutin pembersihan sebagai tindak lanjut program nasional.
“Kami mendapat jadwal dalam rangka kegiatan Indonesia Asri. Setiap pekan kami melaksanakan dua kali kegiatan, menyasar jalan utama dan kawasan pantai,” katanya.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi upaya konkret menjaga kebersihan di tengah tingginya mobilitas wisatawan, terutama saat akhir pekan dan musim liburan.
Aksi bersih-bersih ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program “Indonesia Asri” yang dicanangkan pemerintah pusat, guna menjaga kualitas lingkungan di kawasan strategis, termasuk destinasi wisata unggulan.
Dengan langkah berkelanjutan, kawasan Anyer–Carita diharapkan tidak hanya indah secara alamiah, tetapi juga terjaga kebersihannya—sehingga tetap menjadi magnet wisata sekaligus sumber ekonomi bagi masyarakat setempat. (*)







Discussion about this post