CILEGON, BANPOS — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Kota Cilegon tak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga penguatan karakter masyarakat melalui wawasan kebangsaan.
Hal itu disampaikan Komandan Korem 064/Maulana Yusuf, Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, usai memimpin upacara pembukaan TMMD di Cilegon, Rabu (22/4).
Menurut Daru, kegiatan TMMD kali ini difokuskan pada pembangunan infrastruktur dasar yang langsung dirasakan masyarakat. Di antaranya pembangunan jalan lingkungan, fasilitas mandi cuci kakus (MCK), hingga perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH).
“Program ini tidak hanya membangun fisik, tapi juga membangun semangat kebangsaan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, dampak dari adanya kegiatan TMMD tersebut dapat dirasakan oleh masyarakat salah satunya mendorong kemajuan ekonomi masyarakat.
“Tentunya ini akan berdampak kepada ekonomi masyarakat dengan memiliki akses yang lebih baik,” tandasnya.
Ia menambahkan, melalui kegiatan nonfisik, masyarakat juga akan mendapatkan pemahaman terkait wawasan kebangsaan, guna memperkuat persatuan dan kesatuan.
Sementara itu, Komandan Kodim 0623/Cilegon, Letkol Inf Imam Buchori, menyebut pelaksanaan TMMD melibatkan berbagai pihak.
Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, hingga masyarakat dan sektor swasta dinilai menjadi kunci keberhasilan program tersebut.
“Sinergi lintas sektor ini penting agar program berjalan maksimal dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Dalam kolaborasi tersebut, lanjut Imam, berbagai program yang akan dilaksanakan yakni renovasi 10 RTLH, akses jalan baru sepanjang 2,8 kilometer, Sumur Bor untuk air bersih sebanyak 10 titik serta pipanisasi dan pembangunan MCK.
Disisi lain, Walikota Cilegon, Robinsar, mengapresiasi hadirnya program TMMD di Kota Cilegon. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Daerah akan mendukung dan membantu mensukseskan kegiatan TMMD tersebut. (*)







Discussion about this post