Pelaku Usaha Mikro Cilegon Didorong Masuk Marketplace

CILEGON, BANPOS – Pemerintah Kota Cilegon mendorong pelaku usaha mikro memperluas pemasaran melalui marketplace digital. Upaya tersebut dilakukan dengan memberikan pelatihan kepada 70 pelaku usaha mikro agar mampu memanfaatkan kanal digital untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan penjualan.

Pelatihan yang digelar Dinas Koperasi dan UKM Kota Cilegon tidak hanya memberikan pemahaman tentang penggunaan marketplace. Para peserta juga didorong langsung mempraktikkan pemanfaatan platform digital tersebut dalam kegiatan usaha.

Baca Juga

Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi dan UKM Kota Cilegon Heryati mengatakan, pelatihan diarahkan agar peserta tidak berhenti pada pemahaman teori. Kemampuan menggunakan marketplace, kata dia, harus diterapkan langsung sehingga dapat menjadi bagian dari strategi pemasaran usaha.

“Harapannya peserta tidak hanya memahami cara menggunakan marketplace, tetapi mampu langsung mempraktikkannya dalam usaha,” kata Heryati, Rabu (23/9).

Meski demikian, pemanfaatan marketplace oleh pelaku usaha mikro masih menghadapi sejumlah kendala. Sebagian pelaku usaha masih menangani produksi dan pesanan sendiri sehingga belum memiliki tenaga kerja yang cukup untuk mengelola pemasaran digital.

“Ada yang lagi sibuk orderan, kurang tenaga kerja karena sebagian dikerjakan sendiri,” ujarnya.

Selain keterbatasan tenaga kerja, kemampuan menggunakan teknologi digital di kalangan pelaku usaha juga belum merata. Kondisi ini membuat sebagian pelaku usaha belum optimal memanfaatkan marketplace meskipun kanal digital berpotensi memperluas jangkauan konsumen.

Karena itu, Dinas Koperasi dan UKM Cilegon tidak berhenti pada pelaksanaan pelatihan. Pendampingan akan dilanjutkan melalui WhatsApp serta monitoring terhadap pelaku usaha yang mulai aktif memanfaatkan marketplace.

“Yang aktif dan berkembang nanti kita identifikasi untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut,” tuturnya.

Pelaku usaha yang menunjukkan perkembangan akan diarahkan mengikuti pembinaan lanjutan. Materinya dapat mencakup strategi promosi, pembuatan konten hingga pengelolaan usaha agar pemasaran digital yang telah dimulai dapat berkembang secara berkelanjutan.

Pemkot Cilegon berharap pemanfaatan marketplace tidak berhenti sebagai hasil pelatihan. Kanal digital tersebut diharapkan digunakan secara konsisten sehingga produk UMKM lokal memiliki jangkauan pasar lebih luas dan dapat meningkatkan pendapatan pelaku usaha. (*)

Berita Terkait

Discussion about this post