Lima Warga PCI Blok B Terpapar DBD, Warga Diminta Tak Andalkan Fogging

CILEGON, BANPOS — Lima warga Lingkungan Pondok Cilegon Indah (PCI) Blok B, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, terpapar Demam Berdarah Dengue (DBD). Kasus tersebut tersebar di RT 001, RT 002, dan RT 003 RW 005, sehingga pemerintah kecamatan bersama warga memperketat upaya pencegahan untuk mengantisipasi penyebaran.

Camat Cibeber, Sofan Maksud, mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon setelah menerima laporan tersebut. Koordinasi dilakukan untuk memastikan penanganan sekaligus mencegah munculnya kasus baru di lingkungan sekitar.

Baca Juga

“Kami dapat laporan bahwa ada 5 orang warga kami di Lingkungan PCI Blok B kasus DBD, dan langsung kami koordinasikan dengan Dinkes,” kata Sofan, Selasa (15/9).

Sebagai langkah awal, Kecamatan Cibeber bersama masyarakat melakukan pembersihan lingkungan dan penyemprotan fogging di sekitar lokasi ditemukannya kasus. Gotong royong tersebut mulai dilakukan sejak Sabtu (12/9) dengan menyasar lingkungan tempat tinggal warga yang terpapar.

“Mulai dari hari Sabtu 12 September kemarin kami melakukan gotong royong bersama warga, terutama di Lingkungan PCI Blok B yang warganya kena DBD,” ujarnya.

Meski fogging dilakukan, Sofan mengingatkan langkah tersebut tidak dapat menjadi satu-satunya cara untuk memutus penyebaran DBD. Pemberantasan sarang nyamuk (PSN) perlu dilakukan secara rutin dengan membersihkan tempat-tempat yang berpotensi menjadi lokasi berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.

“Memberantasnya sarang nyamuk ini harus dimulai dari kesadaran diri sendiri dan kepedulian lingkungan sekitar,” tegasnya.

Menurut Sofan, upaya pencegahan tidak akan efektif tanpa keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Tempat penampungan air dan lokasi lain yang berpotensi menjadi sarang nyamuk perlu mendapat perhatian agar tidak menjadi sumber penyebaran kasus baru.

“Harus bisa beradaptasi menjaga lingkungan, menjaga kebersihan untuk antisipasi sebaran DBD,” tandasnya.

Kecamatan Cibeber berharap kombinasi pembersihan lingkungan, PSN, dan fogging dapat menekan risiko penyebaran DBD di sekitar PCI Blok B. Masyarakat juga diminta tidak hanya mengandalkan fogging, tetapi menjaga kebersihan lingkungan secara rutin sebagai langkah pencegahan utama. (*)

Berita Terkait

Discussion about this post