Kebakaran Hanguskan Tiga Ruko di Citangkil, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar

CILEGON, BANPOS – Kebakaran menghanguskan tiga ruko yang digunakan sebagai tempat usaha sekaligus penyimpanan alat-alat proyek di Link Tegal Tong, RT 01/05, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Minggu (13/9) malam.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut, sementara kerugian materiil akibat kebakaran ditaksir mencapai sekitar Rp1 miliar.

Baca Juga

Api diketahui mulai berkobar sekitar pukul 23.00 WIB. Laporan kebakaran diterima petugas lima menit kemudian dan armada dari Pos Citangkil tiba di lokasi sekitar empat menit setelah dikerahkan.

“Setelah menerima laporan, personel dan armada langsung kami kerahkan ke lokasi. Petugas melakukan pemadaman sampai api berhasil dikendalikan. Dalam kejadian ini, tiga ruko terbakar dan tidak ada korban jiwa,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Cilegon, Agus Ubaidillah.

Untuk menjinakkan api, sebanyak lima unit armada pemadam kebakaran dikerahkan dengan melibatkan 20 personel. Armada tersebut terdiri dari dua unit dari Mako, masing-masing satu unit dari Pos Citangkil dan Pos Purwakarta, serta satu unit Damkar KS.

Petugas berjibaku memadamkan api hingga berhasil dikendalikan pada Senin (14/9) sekitar pukul 01.20 WIB. Selama proses pemadaman, petugas menghabiskan sekitar 37.000 liter air yang bersumber dari hydrant Polres, Bappeda, dan Mako.

“Dugaan awal kebakaran berasal dari korsleting listrik di ruang ruko. Untuk penyebab pastinya masih perlu pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Selain petugas pemadam kebakaran, penanganan di lokasi juga melibatkan sejumlah unsur terkait. Mereka terdiri dari Babinsa Kodim Cilegon sektor Citangkil, Bhabinkamtibmas Polsek Ciwandan, BPBD Kota Cilegon, Tagana Kota Cilegon, serta PMI Kota Cilegon.

Kolaborasi lintas unsur tersebut dilakukan untuk memastikan proses pemadaman dan penanganan pascakebakaran berlangsung aman. Petugas juga memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut, sedangkan kerugian materiil sementara ditaksir mencapai sekitar Rp1 miliar. (*)

Berita Terkait

Discussion about this post