DPK Cilegon Dorong Masyarakat Donasikan Buku

CILEGON, BANPOS – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Cilegon mendorong masyarakat menyumbangkan buku yang sudah selesai dibaca dan tidak lagi digunakan.

Gerakan tersebut dinilai dapat memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan sekaligus membangun budaya literasi di Kota Cilegon.

Baca Juga

Kepala DPK Kota Cilegon, Ismatullah, mengatakan donasi buku perlu dikembangkan menjadi budaya yang melibatkan berbagai unsur masyarakat, bukan hanya pemerintah dan perpustakaan.

“Ini yang ingin kita bangun, budaya baru. Unsur masyarakat, apakah pejabat, tokoh masyarakat, birokrat, eksekutif maupun masyarakat umum, bisa menyumbangkan buku-bukunya,” ujar Ismatullah saat dikonfirmasi, Sabtu (5/9).

Menurutnya, masih banyak buku yang telah selesai dibaca hanya tersimpan di rumah. Padahal, buku tersebut masih dapat memberikan manfaat jika diserahkan kepada perpustakaan untuk dibaca masyarakat lainnya.

“Daripada buku-buku yang sudah selesai dibaca hanya disimpan di rumah, lebih baik diserahkan ke perpustakaan. Karena tidak semua masyarakat memiliki kemampuan untuk membeli buku,” katanya.

Ismatullah menilai manfaat donasi buku dapat dirasakan lebih luas karena satu buku dapat dibaca oleh banyak orang. Pengetahuan yang terkandung di dalamnya pun dapat terus memberikan manfaat selama buku tersebut dibaca.

“Kalau uang atau pakaian mungkin manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh penerima. Tetapi ketika seseorang menyumbangkan buku, kemudian buku itu dibaca dan memberikan pengetahuan kepada orang lain, nilai manfaatnya bisa berlipat,” tuturnya.

Ia juga mendorong masyarakat memandang donasi buku sebagai bagian dari amal kebaikan karena manfaatnya dapat terus mengalir kepada pembaca.

“Ketika kita memberikan buku, kemudian buku itu dibaca orang dan memberikan manfaat, insyaallah menjadi amal kebaikan,” tambahnya.

Sudah Donasikan Ratusan Buku

Gerakan donasi buku tersebut mulai mendapat respons dari berbagai kalangan. Salah satunya Kepala Bidang Koperasi pada Dinas Koperasi dan UMK Kota Cilegon, Atikoh.

Atikoh kembali mendonasikan sekitar 100 buku untuk menambah koleksi perpustakaan. Donasi tersebut bukan yang pertama dilakukannya.

Ia mengaku telah beberapa kali menyumbangkan buku ketika bertugas di sejumlah kantor, termasuk saat pernah menjabat sebagai Kepala Bidang di lingkungan perpustakaan.

“Sudah beberapa kali. Tiga kali di kantor lama, sekarang lima kali, dan satu kali ketika saya menjadi Kabid Perpustakaan,” kata Atikoh.

Sebelumnya, Atikoh juga pernah menghibahkan novel biopik berjudul Berdetak Bersamamu yang mengisahkan perjalanan putranya, Restu Agatha Muhajir.

Selain Atikoh, Ismatullah menyebut sejumlah kalangan lain juga telah ikut menyumbangkan buku, termasuk Dokter Ratih dari Dinas Kesehatan Kota Cilegon.

Ia berharap gerakan tersebut terus meluas sehingga semakin banyak buku yang tersedia dan dapat dibaca masyarakat.

Menurutnya, bertambahnya bahan bacaan di perpustakaan diharapkan dapat mendukung peningkatan pengetahuan dan kualitas sumber daya manusia di Kota Cilegon.

“Harapan kita masyarakat ikut menyumbangkan buku. Kalau saya diberi buku, saya juga akan menyumbangkan lagi. Ketika kita memiliki kelebihan, alangkah lebih baik kita sumbangkan,” pungkasnya. (CR-03)

Berita Terkait

Discussion about this post