Pemkot Cilegon Pastikan Beasiswa Mahasiswa Tetap Berlanjut

CILEGON, BANPOS – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon memastikan program beasiswa bagi mahasiswa tetap dilanjutkan sesuai ketentuan. Namun, mahasiswa yang tercatat menerima lebih dari satu program beasiswa wajib memilih salah satu bantuan.

Penerima tidak diperbolehkan mendapatkan beasiswa ganda dari program yang berbeda.

Baca Juga

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkot Cilegon, Rahmatullah, mengatakan terdapat sejumlah mahasiswa yang tercatat menerima lebih dari satu program beasiswa, seperti Beasiswa Cilegon Juara dan Beasiswa Full Sarjana.

“Memang ada beberapa yang terdapat ganda beasiswa. Mereka harus memilih yang mana, misalnya Cilegon Juara atau beasiswa lainnya, karena tidak boleh double,” ujar Rahmatullah di Lingkungan Pemkot Cilegon, Kamis (3/9).

Beasiswa Tidak Diputus Sepihak

Rahmatullah menegaskan, mahasiswa yang masih memenuhi persyaratan tidak akan dihentikan bantuan beasiswanya.

Khusus Beasiswa Full Sarjana, bantuan dapat diberikan maksimal selama delapan semester selama penerima memenuhi ketentuan, termasuk persyaratan akademik.

“Tidak akan di-cut selama nilainya masih bagus dan kriterianya terpenuhi. Untuk Full Sarjana tidak akan diputus dan maksimal didapatkan hingga delapan semester,” katanya.

Besaran bantuan kedua program tersebut juga berbeda. Beasiswa Full Sarjana diberikan secara flat sebesar Rp3 juta, sedangkan Beasiswa Cilegon Juara disesuaikan dengan cluster yang telah ditetapkan.

Pencairan Ditarget September-Oktober

Untuk semester berjalan, dana Beasiswa Full Sarjana maupun Beasiswa Cilegon Juara hingga kini belum dicairkan.

Pemkot Cilegon menargetkan pencairan dilakukan pada September atau Oktober 2026.

“Memang belum cair untuk semester ini. Nanti di bulan September atau Oktober akan ada pencairan dana beasiswa, baik untuk yang mendapat Full Sarjana maupun Beasiswa Juara,” tuturnya.

Rahmatullah mengatakan, penerima beasiswa wajib melaporkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) serta melengkapi dokumen pertanggungjawaban atau surat pertanggungjawaban (SPJ).

Hingga saat ini, lebih dari 1.000 penerima disebut telah menyampaikan SPJ.

Menurutnya, mahasiswa yang memenuhi seluruh persyaratan tidak memiliki alasan untuk khawatir pembayaran beasiswanya dihentikan.

Bagi penerima yang belum menerima pembayaran, pihaknya meminta agar segera melapor kepada Bagian Kesra dengan menyertakan nama lengkap untuk dilakukan pengecekan.

“Kalau memang ada, bisa langsung hubungi ke Kesra dan sebutkan nama lengkap penerima,” katanya.

Penyebab Pembayaran Belum Diterima

Rahmatullah menjelaskan, belum diterimanya pembayaran beasiswa dapat disebabkan sejumlah faktor.

Di antaranya, penerima tercatat mendapatkan beasiswa lain atau tidak memenuhi persyaratan IPK.

“Kalau memang tidak terbayarkan, ada kemungkinan satu mendapat beasiswa lain atau IPK tidak memenuhi,” ujarnya.

Ia memastikan Pemkot Cilegon tidak akan menggugurkan penerima beasiswa secara tiba-tiba tanpa memberikan informasi mengenai alasan penghentian bantuan.

“Kita juga tidak akan menggugurkan peserta tanpa informasi,” tegasnya.

Sementara itu, Beasiswa Full Sarjana saat ini telah berjalan untuk dua angkatan, yakni angkatan 2021 dan 2022.

Kedua angkatan tersebut masih berada dalam skema pembiayaan hingga masa studi berakhir dan ditargetkan selesai pada 2028. (CR-03)

Berita Terkait

Discussion about this post