CILEGON, BANPOS – Penataan kabel udara di sepanjang jalur protokol Kota Cilegon hampir rampung.
Pemerintah Kota Cilegon mencatat progres penataan kabel udara telah mencapai 99 persen.
Namun, persoalan belum sepenuhnya selesai. Pemkot Cilegon masih menemukan provider yang kembali memasang kabel udara di ruas jalan yang telah ditata.
Kabel yang dipasang kembali tersebut langsung diputus oleh petugas.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Cilegon Noviyogi mengatakan, penataan kabel di jalur protokol tinggal menyelesaikan sejumlah titik.
“Alhamdulillah kita sudah 99 persen rampung. Belum seratus persen karena masih ada teman-teman yang masih pasang di atas, tapi langsung kita putus,” ujar Noviyogi di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon, beberapa hari lalu.
Menurut Noviyogi, Pemkot Cilegon bersama Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) terus melakukan pengawasan di lapangan.
Pengawasan dilakukan untuk memastikan tidak ada provider yang kembali memasang kabel udara setelah proses penataan.
Dalam pengawasan terakhir, tim kembali menemukan kabel provider yang dipasang di jalur protokol. Kabel tersebut langsung diputus.
“Kemarin barusan teman-teman turun mutusin lagi bersama teman-teman Apjatel. Masih ada yang naik kabelnya,” katanya.
Provider yang Kembali Pasang Kabel Akan Diputus
Noviyogi menegaskan penertiban berlaku untuk seluruh provider tanpa pengecualian.
Provider yang kembali memasang kabel udara di jalur yang telah ditertibkan akan langsung ditindak.
“Kita putus langsung kok. Enggak ada urusan, provider punya siapapun kita putus,” tegasnya.
Ia mengatakan, Pemkot Cilegon tidak lagi memberikan peringatan ulang karena kebijakan penataan kabel telah disampaikan melalui surat imbauan Walikota Cilegon.
“Enggak ada peringatan. Sudah jelas kok surat Walikota, imbauannya sudah,” tuturnya.
Penataan Jalur Sekunder Menyusul
Meski penataan jalur protokol hampir rampung, program tersebut belum menyasar seluruh ruas jalan di Kota Cilegon.
Menurut Noviyogi, penataan kabel di jalur sekunder akan dilakukan secara bertahap.
“Tapi yang di jalur protokol ya. Untuk jalur sekunder lainnya mungkin nanti menyusul, seperti apa ke depannya,” jelasnya.
Kabel PLN Ditangani Berbeda
Sementara itu, jaringan kabel milik PT PLN (Persero) belum seluruhnya masuk dalam penataan yang sama.
Noviyogi menjelaskan, jaringan PLN memiliki jalur tersendiri dan berkaitan dengan instalasi kelistrikan sehingga membutuhkan penanganan berbeda.
“PLN karena ada setrumnya, kedua mereka punya jalur sendiri. PLN juga care kok ke kita,” katanya.
Ia menambahkan, PLN juga telah menyiapkan program penataan jaringan untuk mendukung kebijakan Pemkot Cilegon.
Namun, pelaksanaannya dilakukan secara bertahap karena membutuhkan anggaran yang cukup besar.
“Mereka mengadakan program mengikuti kita. Anggaran mereka kan besar, jadi bertahaplah,” pungkasnya. (CR03)







Discussion about this post