Aziz Resmi Jadi Sekda Cilegon, Robinsar Minta Birokrasi Kompak dan Genjot PAD

CILEGON, BANPOS – Ahmad Aziz Setia Ade Putra resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kota Cilegon.

Aziz dilantik Walikota Cilegon Robinsar di Rumah Dinas Walikota Cilegon, Senin (31/8).

Baca Juga

Pengangkatan Aziz tertuang dalam SK Nomor 800.1.3.3/Kep.112-BKPSDM/2026 setelah melalui seleksi dengan mekanisme manajemen talenta.

Usai pelantikan, Robinsar langsung memberikan sejumlah arahan kepada Sekda definitif tersebut.

Ia meminta Aziz memperkuat koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) dan menjaga kekompakan seluruh aparatur sipil negara (ASN).

Robinsar Minta ASN Hilangkan Pengkotak-kotakan

Robinsar menegaskan, seluruh ASN di lingkungan Pemkot Cilegon harus bekerja dalam satu arah dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

“Ke depan harus kompak semuanya. Tidak ada kelompok, semuanya satu, murni untuk masyarakat. Sekda harus bisa menjadi komando agar teman-teman OPD dapat bekerja maksimal menindaklanjuti keluhan warga,” tegas Robinsar.

Selain konsolidasi birokrasi, Robinsar meminta Aziz menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD).

Menurutnya, optimalisasi pendapatan menjadi pekerjaan rumah penting di tengah kondisi fiskal daerah yang cukup ketat.

“Optimalisasi, intensifikasi, dan ekstensifikasi pendapatan menjadi PR utama. Potensi yang ada harus digali, dan kebocoran anggaran ke depan akan kita telusuri dan benahi,” tambahnya.

Aziz Siap Kawal Program Prioritas

Menanggapi arahan tersebut, Aziz menyatakan siap mengoordinasikan seluruh ASN untuk menjalankan program prioritas Pemkot Cilegon.

Program tersebut mencakup sejumlah sektor, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pengangguran, hingga kemiskinan.

“Pesan beliau jelas, seluruh ASN harus satu suara dan satu langkah. Pelayanan masyarakat tetap menjadi yang utama, bahkan untuk kebutuhan warga yang belum tercantum dalam RPJMD tetap wajib kita layani sesuai kemampuan fiskal,” ujar Aziz.

Pendataan Wajib Pajak Diperkuat

Terkait peningkatan PAD, Aziz mengakui keterbatasan dana transfer dari pemerintah pusat menjadi salah satu tantangan pemerintah daerah.

Karena itu, BPKPD menyiapkan sejumlah langkah untuk mengoptimalkan pendapatan, salah satunya melalui pendataan ulang wajib pajak.

“Kami upayakan penerimaan dari sektor PAD meningkat, targetnya sudah mulai terlihat pada APBD Perubahan 2026 dan makin optimal di 2027,” katanya.

Dilantik Melalui Mekanisme Manajemen Talenta

Aziz ditetapkan sebagai Sekda definitif melalui proses pemetaan dan penilaian kompetensi ASN berbasis manajemen talenta.

Mekanisme tersebut dilakukan untuk memastikan pengisian jabatan strategis di lingkungan Pemkot Cilegon sesuai kebutuhan organisasi dan ketentuan yang berlaku. (CR03)

Berita Terkait

Discussion about this post