Wakil Walikota Cilegon Minta OPD Perkuat Komunikasi dengan DPRD

CILEGON, BANPOS – Wakil Walikota Cilegon Fajar Hadi Prabowo meminta organisasi perangkat daerah (OPD) memperkuat komunikasi dengan DPRD dalam menjalankan program pembangunan.

Menurut Fajar, masukan dari legislatif penting dijadikan bahan evaluasi agar pelaksanaan program pemerintah tetap sesuai perencanaan dan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga

Pernyataan tersebut disampaikan Fajar menyusul sorotan DPRD terhadap sejumlah program pemerintah yang masih menjadi perhatian.

Fajar menegaskan, OPD tidak seharusnya mengabaikan masukan yang disampaikan DPRD. Komunikasi antara eksekutif dan legislatif dinilai menjadi bagian penting dalam memastikan program pembangunan berjalan efektif.

“Ya, satu sisi saya minta OPD tolong menghormati rekan-rekan kita yang ada di legislatif,” kata Fajar seusai peringatan HUT ke-81 RI di Alun-Alun Cilegon, Senin (17/8).

Menurutnya, masukan DPRD merupakan bentuk perhatian terhadap pembangunan Kota Cilegon. Karena itu, masukan yang memungkinkan untuk dilaksanakan diharapkan segera ditindaklanjuti oleh OPD.

“Mereka kan karena bentuk kecintaan mereka kepada Kota Cilegon ini, ya segera masukan-masukannya. Itu kan masukan yang baik,” ujarnya.

Fajar juga mendorong terbangunnya komunikasi dua arah antara OPD dan DPRD. Koordinasi dinilai penting untuk mencegah munculnya persoalan dalam pelaksanaan program akibat kurangnya komunikasi antarlembaga.

“Ya, apa susahnya kalau bisa dilakukan. Ada ketua juga. Koordinasi, komunikasi yang baik,” tuturnya.

Selain komunikasi, Fajar menekankan pentingnya penerapan prinsip teknokrasi dan transparansi dalam tata kelola pemerintahan.

Menurutnya, setiap kebijakan dan program harus memiliki dasar yang jelas serta dapat dipertanggungjawabkan.

“Meritokrasi, teknokrasi, transparansi. Berarti dalam aspeknya ada dua hal, teknokrasi sama transparansi harus jelas,” ucapnya.

Fajar berharap OPD menjadikan masukan DPRD sebagai bagian dari proses evaluasi sekaligus memperkuat keterbukaan dalam menjalankan program pemerintah.

“Komunikasi dua arah, transparansinya harus jelas. Saya hanya mengingatkan, imbauan-imbauan saja dengan saya,” ungkapnya. (CR03)

Berita Terkait

Discussion about this post